Tips Mudah Mengatasi Dasbor Mobil yang Retak dan Kusam

·Bacaan 1 menit

VIVA – Setiap orang tentu ingin, supaya tampilan kendaraan yang mereka miliki selalu bersih dan sempurna layaknya baru keluar dari diler. Namun, hal itu tidak bisa didapatkan dengan mudah.

Bukan hanya eksterior, bagian interior kendaraan juga akan berubah seiring lamanya pemakaian. Faktor penyebabnya mulai dari sinar matahari, hingga udara kotor yang masuk ke dalam kabin.

Salah satu komponen mobil yang umumnya mengalami kerusakan setelah digunakan selama lebih dari lima tahun, yakni bagian dasbor. Posisinya yang ada di balik kaca, membuat material dasarnya yang menggunakan plastik menjadi kusam.

Banyaknya getaran dan guncangan saat mobil dikemudikan setiap hari, juga membuat dasbor bisa mengalami keretakan. Belum lagi saat membawa benda berukuran besar, yang ujungnya cukup tajam dan bisa meninggalkan goresan.

Untuk membuat tampilannya menjadi kembali cemerlang, butuh biaya yang tidak sedikit. Namun, apabila kerusakannya tidak terlalu berat maka bisa diatasi dengan tips sederhana.

Caranya yakni dengan memanfaatkan produk pelapis dan pelindung permukaan dasbor, seperti Diton Dashboard Coating yang ditawarkan oleh PT Difan Prima Paint dan diklaim dapat mengubah tampilan dasbor yang sudah kusam dan retak menjadi tampak baru kembali.

“Biasanya perlu biaya mahal untuk memperbaiki atau menggunakan semir yang hanya tahan 1-2 bulan, apalagi kalau ganti dengan yang baru,” ujar Sales Manager Difan Prima Paint, Hoki Khosuma melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Rabu 25 Agustus 2021.

Selain menyamarkan baret halus, cat ini juga memiliki kemampuan menghasilkan efek daun talas sehingga aman diaplikasikan pada dasbor sepeda motor, serta bisa mencegah timbulnya jamur.

“Diton Dashboard Coating juga dapat digunakan pada barang-barang dengan bahan plastik, yang biasanya terdapat pada alat elektronik,” tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel