Tips Mudah untuk Terhindar Masalah Keuangan di Masa Tua

Merdeka.com - Merdeka.com - Masa tua sering kali disamakan dengan masa pensiun. Padahal keduanya berbeda. Masa tua berkaitan dengan usia, umumnya masa tua dimulai dari usia 65 tahun. Sedangkan masa pensiun berkaitan dengan berhenti bekerja karena faktor usia, kesehatan, atau faktor lainnya. Masa pensiun juga hanya terjadi jika Kita bekerja di sektor formal, umumnya dimulai dari usia 55 tahun.

Hal yang wajar jika memutuskan pensiun atau berhenti bekerja untuk menikmati masa tua. Namun berhenti bekerja tidak berarti berhenti hidup. Seseorang masih membutuhkan biaya hidup dan mungkin saja terdapat pengeluaran tidak terduga.

Lalu, apa saja hal yang mungkin dihadapi di masa tua? Berikut rinciannya dikutip dari laman sikapiuangmuOJK:

Pertama adalah kondisi kesehatan menurun sehingga perlu memiliki dana yang memadai untuk berobat. Selanjutnya masalah finansial karena tidak memiliki penghasilan tetap atau kondisi aset yang tidak cukup untuk membiayai hidup sehari-hari. Terakhir impian yang belum terwujud, misalnya keinginan untuk melakukan traveling, perjalanan ibadah, atau memiliki rumah impian.

Tiga masalah ini sebenarnya bisa dihindari jika Anda dapat mengelola keuangan dengan baik di waktu produktif sehingga mampu membiayai hari tua Sobat.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membiayai kebutuhan di hari tua:

1. Tetap produktif, misalnya membuka usaha/bisnis

2. Mencairkan dana pensiun

3. Mencairkan aset keuangan (deposito, saham, obligasi atau reksa dana)

4. Menjual aset non keuangan (mobil, properti, perhiasan, barang antik, dll)

5. Mengandalkan pendapatan pasif (royalti, kontrakan aset, dll)

6. Memanfaatkan asuransi kesehatan.

Perencanaan Keuangan

Intinya, untuk bisa hidup sejahtera dan mandiri di masa tua, Anda perlu melakukan perencanaan keuangan salah satunya adalah dengan berinvestasi agar memiliki aset keuangan untuk hari tua dan mendaftar Dana Pensiun di usia muda. Untuk mendaftar Dana Pensiun Sobat dapat memanfaatkan Dana Pensiun Layanan Keuangan (DPLK) atau program wajib pemerintah seperti BPJS Ketenagakerjaan.

Cara Mendaftar Dana Pensiun Lembaga Keuangan:

1. Menghubungi penyelenggara Dana Pensiun melalui telepon atau media sosial.

2. Menanyakan hal-hal yang penting untuk diketahui oleh peserta Dana Pensiun.

3. Berkonsultasi mengenai persyaratan, iuran, masa iur dan pilihan investasi yang tersedia sesuai dengan kebutuhan.

4. Datangi kantornya untuk mendapat gambaran lebih jelas dan membuat kontrak.

5. Menyetujui kontrak dan melakukan pembayaran.

Sedangkan untuk BPJS Ketenagakerjaan umumnya didaftarkan oleh perusahaan jika Anda bekerja di sektor formal, atau jika bekerja di sektor non formal Sobat dapat membuka BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri. Saat ini DPLK dan BPJS Ketenagakerjaan juga membuka pendaftaran secara online. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel