Tips Mudik, Ini yang Harus Dilakukan ketika Mobil Overheat

Merdeka.com - Merdeka.com - perjalanan mudik ke kampung halaman tentu menyenangkan jika didukung dengan kondisi kendaraan yang prima. Sebelum memulai perjalanan, alangkah baiknya melakukan pengecekan terhadap kuda besi kesayangan Anda.

Namun bagaimana bila terjadi persoalan di tengah perjalanan, misalnya seperti mesin overheat karena kondisi jalan macet atau cuaca ekstrem. Pada kondisi ini, suhu mesin terlalu tinggi jauh di atas suhu optimal mesin.

Berikut yang harus dilakukan saat kendaraan mengalami overheat:

1. Tepikan kendaraan dan matikan mobil

Ketika terjadi overheat pada mesin mobil, segeralah berhenti dan bawalah ke pinggir jalan. Langkah selanjutnya matikan mesin mobilnya. Hal itu dilakukan agar mobil tidak mengalami kerusakan yang lebih parah. Setelah itu, awasi jarum temperatur.

2. Buka kap mesin

Jangan biarkan panas terperangkap di ruang mesin. Cari tuas kecil pembuka kap mesin, lalu angkat. Hati-hati karena kadang-kadang tuas berada di dekat radiator sehingga ada risiko tersengat panas radiator.

3. Jangan buka tutup radiator bila masih dalam kondisi panas

Jika membuka tutup radiator pada saat mesin mobil masih panas, dapat menyebabkan uap dan air bertekanan tinggi akan lepas dapat mengakibatkan luka bakar serius jika terkena.

4. Periksa tabung cadangan air radiator

Setiap mobil pastinya memiliki cadangan air radiator yang terhubung ke bagian atas radiator. Ini akan membantu untuk melihat apakah air radiator kurang atau tidak. Selain itu, juga terdapat indikator ketinggian air. Jika air kurang maka bisa berbahaya untuk mesin.

Langkah pertama yang bisa dilakukan, yakni menambahkan cairan pendingin sampai posisi garis atas. Ari di tabung bisa diisi meskipun mesin panas atau bisa juga menunggu kondisi mesin dingin. Jika mobil hanya memiliki radiator tanpa tabung cadangan, maka harus menunggunya hingga dingin sebelum membukanya.

5. Cari kebocoran pada sistem pendinginan

Jika radiator atau kepala silinder rusak, mungkin terjadi kebocoran dalam sistem pendingin. Periksalah radiator, blok mesin, atau kepala silinder di dekat gasket, apakah ada kebocoran.

Jika tidak paham, mobil bisa dibawa ke bengkel terdekat dan minta mereka melakukan tes tekanan sistem pendingin. Pemeriksaan ini mudah dan mungkin bisa dilakukan dengan gratis.

6. Putuskan, tetap jalan atau perlu panggil bantuan

Jika radiator hanya kekurangan cairan dan bisa diatasi, ini tidak masalah. Isi dan lanjutkan perjalanan. Namun jika dirasa over heat ini terlalu parah bisa ikuti petunjuk ini:

-Jika air terlihat habis sama sekali, jangan jalankan mobil.

-Jika bantuan mudah didapat, Anda bisa minta mobil derek daripada harus mengendarainya.

-Jika tidak ada bantuan atau kondisi tidak aman, lebih baik kamu teruskan mengemudi demi keselamatan.

Jika memang harus berkendara dengan kondisi mesin over heat, sebaiknya para pengemudi dapat mengambil langkah untuk mematikan AC mobil, nyalakan heater untuk mengurangi panas mesin, awasi selalu petunjuk temperatur, menepi dan matikan mesin jika perlu.

Ketika mematikan mesin, disarankan untuk segera putar kunci kembali ke on agar kipas radiator tetap berputar untuk mendinginkan air radiator, lalu jalankan mobil dengan stabil dan yang perlu diperhatikan adalah jangan jalan bila kondisi jalan macet lebih baik menunggu hingga kemacetan berkurang. Dikutip dari Antara. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel