Tips Penting Cegah Rumah Kebakaran saat Ditinggal Mudik

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot) menyosialisasikan cara mencegah kebakaran rumah kosong yang ditinggal penghuninya untuk mudik. Sosialisasi dilakukan dengan pengumuman kepada seluruh warga melalui petugas yang berkeliling dengan sepeda motor dan petugas secara langsung.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat, Sjukri Bahanan mengatakan, petugas juga menempelkan stiker tata cara menanggulangi kebakaran di beberapa tempat umum dan rumah warga saat melakukan sosialisasi.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan warga sebelum meninggal rumah dalam waktu lama. Pertama, warga diharapkan mencabut arus listrik seperti kulkas hingga lampu ruangan.

Dia pun mencontohkan pentingnya mencabut instalasi listrik kulkas jika meninggalkan rumah.

"Kalau kulkas diharapkan listriknya dinon aktifkan dan makanan di dalam dipindahkan ke tempat lain. Kita tidak tahu kapan titik panas kulkas akan terjadi dan meledak," katanya seperti dilansir dari Antara, Selasa (26/4).

Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat agar mencabut selang penyambung tabung gas demi menghindari ledakan. Lebih lanjut, sejauh ini pihaknya sudah menyosialisasikan hal tersebut ke seluruh kecamatan dan kelurahan.

Sjukri pun menaruh perhatian khusus kepada wilayah perbatasan seperti Cengkareng dan Kalideres lantaran banyak rumah indekos yang ditinggal penghuninya.

"Di sana pasti ada banyak kos-kosan yang ditinggal karena banyak yang pulang kampung," ujarnya.

Dengan upaya tersebut, dia berharap potensi kebakaran rumah kosong di wilayah Jakarta Barat bisa diperkecil selama musim mudik Lebaran.

Sjukri belum merinci angka kejadian kebakaran pada rumah kosong di Jakarta Barat, selama musim mudik beberapa tahun terakhir, termasuk sejak awal 2022. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel