Tips Sahur Praktis dengan Menu Masakan Jepang

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Walau sudah setiap tahun menjalankan ibadah puasa, namun saat sahur masih menjadi tantangan tersendiri. Seperti rasa kantuk yang tak tertahankan hingga kebingungan menyediakan menu sahur yang nikmat namun tetap bergizi.

Agar tidak melewatkan sahur, maka sebaiknya membuat makanan yang praktis dan mudah dibuat. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak tergesa-gesa dalam mempersiapkan sahur.

Berikut ini beberapa tips sahur anti repot dan praktis yang bisa dilakukan sahabat Fimela.

1. Merencanakan jadwal masak dan menu makanan

Rencana jadwal masak perlu dilakukan agar tidak terburu-buru. Misalnya, pasang alarm jam 3 subuh untuk bangun dan memulai memasak. Cukup 30 menit untuk memasak makan sahur, mulai dari membuat sayur, menumis, atau menggoreng. Jika ada makanan yang perlu dibumbui seperti ayam, sebaiknya bumbui dan ungkep saat malam hari. Atau tempe bacem dan adonan perkedel kentang.

Jangan lupa untuk menyiapkan daftar menu makanan yang akan dimasak saat sahur untuk sepekan. Dengan begitu, sahabat Fimela dapat berbelanja bahan makanan sesaui daftar menu yang telah dibuat. Libatkan anggota keluarga untuk membuat rencana menu sahur ya.

2. Memilih lauk yang praktis

Pilihlah lauk yang praktis, sebisa mungkin yang sudah dibumbui atau read to cook seperti menu Yoshinoya dengan paket produk #YoshinoyadiRumah. Selain proses yang praktis, menu ini lengkap serta sehat. Ada dua menu pilihan seperti beef pack yang cukup dihangatkan dengan cara dikukus atau menggunakan microwave selama satu menit, lalu sajikan dengan nasi hangat. Beef Pack tersedia dalam varian rasa Original, Yakiniku, Black Pepper, dan Spicy.

Adapula chiken pack, porsi satu bungkus kemasan bisa disajikan untuk 1-2 orang. Dengan rasa pilihan seperti Teriyaki, Spicy, dan Black Pepper. Rangkaian paket tersebut tersedia di seluruh gerai Yoshinoya. Paket kemasan siap saji #YoshinoyadiRumah semudah memasak mie instan dan hanya membutuhkan waktu satu menit.

3. Menyiapkan bumbu praktis

ilustrasi perempuan di dapur/Photo by Jason Briscoe on Unsplash
ilustrasi perempuan di dapur/Photo by Jason Briscoe on Unsplash

Menyiapkan segala bahan sajian di saat sore atau malam sebelumnya untuk untuk menghemat waktu. Mulai dari mengupas bawang, memotong sayuran, hingga membersihkannya. Lalu simpan di lemari pendingin agar saat sahur tinggal memasaknya.

Namun yang lebih praktis lagi bisa menyiapkan bumbu halus yang disimpan di lemari es. Usahakan bumbu halus ini disimpan di tempat yang tertutup agar terjaga kesegarannya. Atau bagi pencinta pedas bisa menggunakan Red Hot Chili dari Yoshinoya Hadir dalam kemasan botol 200gr dan terbuat dari 100% bahan-bahan alami.

Siapakan pelengkap yang dapat bertahan lama, seperti abon sapi, teri kacang, kering kentang, dendeng, ataupun rendang. Simpan di wadah tertutup dan agar bisa bertahan lama.

4. Minuman untuk Sahur

Selain makanan, minuman sahur pun harus diperhatikan. Minum air mineral jangan sampai terlewatkan. Bisa juga minuman tambahan seperti teh hijau, susu rendah lemak, jus yang menyegarkan. Atau minuman dengan kemasan botol satu liter, tersedia dalam tiga rasa, yaitu Taro, Tropical Fruit, dan Matcha dari Yoshinoya agar sahur jadi lebih bersemangat.