Tips Sederhana Melawan Hoaks di Lingkungan Keluarga ala dr. Ning

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait Covid-19 masih begitu ramai kita jumpai. Perlawanan pun harus selalu gencar dilakukan karena berita-berita bohong ini dapat memengaruhi pemikiran pembaca hingga menyebabkan minimnya kepercayaan terhadap kebenaran dari informasi tersebut.

dr. RA Adaninggar Primadia Nariswari SpPD, selaku edukator hoaks Covid-19 menjelaskan beberapa cara agar kita, masyarakat biasa, tetap dapat memberikan kontribusi dalam melawan hoaks tentang Covid-19 yang telah banyak tersebar, terutama di lingkungan keluarga.

dr. Ning, panggilan akrab Adaninggar, menyebut, memberikan informasi edukasi kepada lingkungan terdekat masih merupakan tantangan tersendiri. Namun, dia memberikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan informasi yang benar terkait Covid-19.

dr. Ning, yang mendapat penghargaan sebagai salah satu “perempuan hebat” dalam Anugerah Perempuan Hebat Indonesia 2021 dari Liputan6.com mengungkapkan, tak perlu kita memaksakan orang percaya apa yang telah diedukasikan. Cukup berikan edukasi yang baik kepada orang-orang, percaya atau tidaknya itu menjadi keputusan masing-masing.

“Ada beberapa orang yang sudah percaya terhadap suatu hal, kita tidak bisa memaksakan itu. Yang menjadi target saya pun orang-orang yang berada di titik tengah. Orang-orang yang butuh diyakinkan. Jangan buang-buang waktu untuk orang yang dari awal sudah tidak percaya,” ungkap dr. Ning via percakapan telepon, Selasa (13/4/2021).

Informasi yang Benar

RA Adaninggar Primadia Nariswari, dokter spesialis penyakit dalam saat bertugas mengenakan APD lengkap (Dokumentasi RA Adaninggar)
RA Adaninggar Primadia Nariswari, dokter spesialis penyakit dalam saat bertugas mengenakan APD lengkap (Dokumentasi RA Adaninggar)

Selain itu dr. Ning juga menjelaskan, penting untuk langsung memberikan info tentang informasi yang benar. Pendekatan karakter masing-masing orang juga penting sebagai langkah awal dalam memberikan informasi kepada lingkungan terdekat.

Konsisten dalam melakukan sesuatu dan memberikan contoh yang baik adalah salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengedukasi orang lain. Selain itu, menyaring informasi sebelum menyebarkan adalah langkah sederhana tetapi penting untuk dilakukan. Setelah menyaring informasi ada kalanya untuk melihat sumber informasi tersebut, apakah berita atau informasi lama atau tidak.

Bantuan Netizen

Sebagai edukator hoaks Covid-19, dr. Ning menyebut, bantuan netizen juga sangat berguna baginya untuk menerima informasi tertentu. Netizen melalui Instagram-nya dapat mengajukan pertanyaan seputar kebenaran suatu informasi.

“Netizen sangat membantu. banyak informasi yang justru saya tahu dari netizen itu. ‘dok, ini hoaks apa nggak?’, banyak netizen yang peduli artinya mereka yang masih bisa berpikir ‘kok aneh ya dok? Menurut dokter gimana?” banyak yang cerdas seperti itu. Mereka membantu saya juga selama ini,” ujarnya.

(MG/Jihan Fairuz)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Saksikan Video Cek Fakta di Bawah Ini