Tips Sukses Tes SKD CPNS 2021 dari Peserta yang Bisa Melampuai Nilai Passing Grade

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Semua peserta tes SKD CPNS 2021 pasti menginginkan dirinya bisa lolos hingga akhir seleksi dan kemudian menjadi abdi negara.

Tes SKD CPNS 2021 telah dimulai sejak 2 September lalu. Peserta bisa melihat hasil usahanya apakah bisa memenuhi ambang batas kelulusan atau tidak melalui akun Youtube resmi BKN.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam laman Facebook resminya, Rabu (8/9/2021) membagikan tips dan trik dari salah satu peserta seleksi SKD CPNS yang sukses mencapai nilai melampaui passing grade SKD.

Tips itu dibeberkan dalam sebuah video wawancara yang tidak disebutkan namanya namun dikatakan merupakan peserta yang memperoleh nilai tes 404. Dia melamar untuk instansi Kementerian Luar Negeri.

Dia melangsungkan tes SKD di UPT BKN Serang. "Taktik saya bermain di waktu, jadi saya berusaha mengerjakan yang menurut saya cepat," ungkap peserta wanita berhijab in membocorkan tips bisa dapat nilai tinggi dalam video tersebut.

Kemudian, ketika ditanya tentang seleksi SKD CPNS 2021 yang kini memiliki berbagai macam persyaratan, dan apakah itu memberatkan, peserta itu mengungkapkan tidak menghadapi hambatan.

"Sejauh ini tidak, karena rata-rata yang dibutuhkan sekarang sosial juga, terutama vaksin, karena untuk pergi kemanapun itu dibutuhkan," ungkapnya.

"Jadi menurut saya standar," katanya.

"Saya tidak menyangka karena ini pertama kalinya buat saya, tapi saya awalnya tidak berpikir (tes) akan secanggih ini..sehingga ketika tadi menggunakan (platform tes) saya mengerjakan dengan tenang karena tidak ada hambatan sama sekali. Jadi saya juga bisa menyelesaikan tepat waktu" beber peserta tes itu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

BKN Minta Peserta Tes CPNS Tak Termakan Iming-Iming Bimbel Lolos 100 Persen

Pelaksanaan tes SKD CPNS harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat (Foto: Kemenpan)
Pelaksanaan tes SKD CPNS harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat (Foto: Kemenpan)

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan tidak menjalin kerja sama dengan pembaga pimpingan belajar (bimbel) manapun dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).

Oleh karena itu BKN mengingatkan peserta tes SKD CPNS untuk berhati-hati jika ada iming-iming dari bimbel bisa meloloskan seleksi CPNS 100 persen.

"Perlu diingat, BKN tidak pernah bekerja sama dengan bimbingan belajar manapun apalagi memberikan bocoran soal dalam pembelajaran," tulis pengumuman BKN seperti dikutip dari laman facebook, Selasa (7/9/2021).

BKN meminta kepada para peserta SKD CPNS untuk belajar semaksimal mungkin dan tidak menggantungkan diri dengan iming-iming dari bimbel. para CASN harus memaksimalan dirinya untuk terus belajar, berlatih dan berdoa.

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Kepegawain Negara (BKN), Bima Haria Wibisana berpesan kepada peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri. Para peserta dihimbau jangan mudah percaya terhadap tawaran oknum yang tidak bertanggungjawab yang menjanjikan kelulusan dengan sejumlah uang.

“Tidak ada yang bisa meluluskan kalian selain diri kalian sendiri, bahkan kami BKN pun tidak mampu,” tegasnya.

Bima juga mengimbau peserta untuk tetap menjaga protokol kesehatan serta terus berdoa agar diberi hasil terbaik. “Jangan lupa kekuatan doa. Saya doakan sukses, selamat berjuang untuk bergabung menjadi abdi negara,” pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel