Tipu Belasan Korban, Calo TKK di Pemkot Bekasi Diringkus Polisi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Polres Metro Bekasi Kota meringkus seorang calo Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Pelaku berinisial MAD (44), menipu sedikitnya 12 orang yang dijanjikan pekerjaan TKK dengan imbalan uang.

Masing-masing korban dimintai uang oleh pelaku, antara Rp 20-35 juta. Atas aksi tipu-tipunya tersebut, pelaku meraup uang hingga Rp 250 juta.

"Terdapat sembilan korban yang sudah melapor masing-masing mengaku sudah menyerahkan uang Rp 20-35 juta. Lalu ada tiga laporan lagi menyusul, jadi total korban 12 orang," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki kepada awak media, Sabtu (8/1/2022).

Ia menjelaskan, modus operandi pelaku dengan menjanjikan para korban menjadi pegawai Pemkot Bekasi serta PDAM Tirta Patriot, dengan membayar sejumlah uang.

Setiap kali menerima uang, pelaku akan memberikan kwitansi tanda bukti pembayaran untuk lebih meyakinkan para korbannya.

"Tersangka ini menjanjikan kepada korbannya untuk bisa bekerja di dinas apa saja. Kalau korban ini kan yang paling penting bisa diterima sebagai pegawai honorer di Pemkot Bekasi," paparnya.

Seluruh uang hasil penipuan, kata dia, digunakan untuk foya-foya dan kebutuhan hidup sehari-hari pelaku.

"Untuk kehidupan sehari harinya, baik menyewa apartemen dan foya-foya, untuk kepentingan diri sendiri," ujar Hengki.

Tidak Terkait Wali Kota

Menurutnya, MAD merupakan seorang wiraswasta dan tidak pernah sekalipun bekerja di lingkungan Pemkot Bekasi maupun PDAM Tirta Patriot.

Selama melancarkan aksinya, pelaku mengaku tidak pernah membawa nama Wali Kota Bekasi yang juga tersandung kasus jual beli jabatan.

"Tidak ada kaitan dengan wali kota terkait penerimaan pegawai," tegas Hengki.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel