Titiek Puspa Baru Keluar Rumah 5 Kali Selama Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi senior Titiek Puspa berulangtahun yang ke-84 tahun, Senin (1/11/2021). Di usia yang tak lagi muda itu, Titiek Puspa sudah pasti menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Bahkan di masa pandemi ini, Titiek Puspa diketahui baru lima kali keluar rumah sejak Maret 2020 lalu. Titiek Puspa khawatir dengan penularan virus Covid-19.

"Saya baru keluar lima kali selama pandemi ini dan ini yang kelima," kata Titiek Puspa, saat jumpa pers yang dilakukan secara virtual, Senin (1/11/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kurangi Aktivitas

Konferensi pers ulang tahun Titiek Puspa bersama Musica Studio's pada Senin (1/1/2021). (Musica Studio's)
Konferensi pers ulang tahun Titiek Puspa bersama Musica Studio's pada Senin (1/1/2021). (Musica Studio's)

Penyanyi kelahiran 1 November 1937 ini keluar rumah hanya ada keperluan yang sangat mendesak, seperti syuting untuk lagu barunya berjudul "Dua Sejoli", pergi ke dokter gigi, dan vaksin. Jika tidak, ia lebih memilih berdiam di rumah.

"Dua kali vaksin, ke dokter gigi karena trouble, syuting "Dua Sejoli", dan sekarang. Pas "Dua Sejoli" itu saya gemetar, karena saya takut," kata Titiek Puspa.

"Karena saya sudah 84 tahun dan saya takut dengan begitu dahsyatnya pandemi ini. Karena saya tahu banyak yang meninggal di luar sana," tambah Titiek Puspa.

Sehat

Konferensi pers ulang tahun Titiek Puspa bersama Musica Studio's pada Senin (1/1/2021). (Musica Studio's)
Konferensi pers ulang tahun Titiek Puspa bersama Musica Studio's pada Senin (1/1/2021). (Musica Studio's)

Penyanyi yang sering disapa Eyang Titiek ini bersyukur masih diberikan kesehatan sampai saat ini. Tepat di ulang tahunnya juga, Titiek Puspa mendapat kado spesial dari Musica Studio's, label tempat ia bernaung. Kado tersebut adalah berupa perilisan dua album eksklusif miliknya di berbagai platform digital.

"Dua Sejoli itu bukan lagi baru, itu lagu lama tapi dulu aransemennya kurang memikat sedangkan "Dua Sejoli" itu lagu untuk menyongsong perkawinan rasanya belum ada yang kayak gitu. Ini memberi semangat pada yang kawin. Aku hubungi Tohpati minta tolong gitu aku bilang dulu aransemennya Tohpati aku bilang kurang meresap," kata Titiek Puspa.

Klasik

"Aku bilang buatlah dengan musik yang agak klasik waltz dengan big band supaya orang yang mau kawin merasa diangkat, didorong, disupport. Saya ingin menghibur bapak ibu supaya ingat waktu dulu masih pacaran sampe ke perkawinan sekarang punya anak cucu," tutup Titiek Puspa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel