TKA Viral Berseragam Militer di PLTU Nagan Raya Dipulangkan ke China

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Wang Yunzhou (40), seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya, Aceh, dipulangkan ke negara asalnya di China. TKA itu dipulangkan setelah sebelumnya viral di media sosial karena mengenakan seragam ala militer.

"Pemulangan TKA ini difasilitasi langsung oleh pihak perusahaan," kata Kepala Kantor Imigrasi Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi Kelas II Meulaboh, Aceh Barat, Azhar, Rabu (20/4).

Dia menjelaskan, pemulangan Wang Yunzhou tersebut dilakukan pihak perusahaan karena tindakannya memakai seragam ala tentara, telah membuat kegaduhan di masyarakat.

Proses pemulangan TKA tersebut, kata Azhar, dilakukan dari Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Provinsi Banten. Kemudian diteruskan ke negara terkait.

Azhar juga menjelaskan, TKA bernama Wang Yunzhou merupakan seorang teknisi atau tenaga ahli di perusahaan induk PT Tianjin di China, dan datang ke Indonesia untuk melakukan pemeriksaan atau penilaian hasil di lokasi proyek pembangunan PLTU 3-4 Nagan Raya, Aceh.

"Jadi, pria tersebut baru beberapa hari berada di Aceh, dan kini sedang proses pemulangan ke negara asalnya di China," kata Azhar.

Motif TKA Pakai Seragam Militer

Dia juga menambahkan, motif TKA tersebut mengenakan seragam ala militer karena hanya iseng.

Dalam keterangannya kepada petugas, Wang Yunzhou memakai seragam ala militer tersebut karena melihat anggota pengamanan di lokasi proyek PLTU 3-4 Nagan Raya dari TNI berpakaian militer/loreng.

Sehingga kemudian dia mengenakan pakaian tersebut untuk diperlihatkan kepada temannya, lalu kemudian perbuatannya tersebut direkam oleh seorang temannya menggunakan kamera telepon selular, dan kemudian viral di media sosial.

“Jadi, pelaku ini hanya iseng mengenakan pakaian ala militer. Menurut pengakuan pelaku, seragam ala militer tersebut banyak dipakai oleh pekerja kasar di China dan bebas diperjualbelikan di China,” kata Azhar, dikutip Antara.

Viral di Media Sosial

Sebuah video yang memperlihatkan warga negara asing (WNA) asal China memakai seragam militer di kawasan PLTU 3 dan 4 di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, viral di media sosial.

Kepala Imigrasi Kelas II Meulaboh, Azhar, membenarkan bahwa video itu direkam di lokasi PLTU Nagan Raya. Dia menyebut, WNA China yang memakai seragam militer itu merupakan pekerja di sana.

"Itu bukan seragam militer, melainkan pakaian kerja untuk buruh kasar yang dipakai oleh pekerja tersebut," kata Azhar dikonfirmasi, Senin (18/4) malam.

Dia menjelaskan, banyak pekerja asal China di PLTU 3 dan 4 Nagan Raya sudah mengantongi izin kerja lengkap. Mereka pun sudah lama bekerja di sana.

"Tidak ada (pekerja) baru, melainkan yang sudah lama semua dan memiliki izin," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Inf Toni Setyo Wibowo, mengatakan pekerja China yang memakai seragam militer tersebut hanya iseng. Dia memastikan bahwa pria tersebut bukan tentara.

Menurut Toni, pekerja asal China ini saat itu tengah bertugas di pintu penjagaan PLTU, membantu petugas yang terkendala bahasa lantaran di lokasi PLTU banyak pekerja asal China.

"Dia cuma diminta untuk bantu di pintu keluar masuk PLTU, karena penjaga terkendala bahasa. Tapi, tindakan iseng memakai seragam militer dan merekam lalu menyebarkan di media sosial tentu tidak baik," ujarnya. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel