TKHI, Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji

Merdeka.com - Merdeka.com - Lebih kurang 20 kelompok terbang atau kloter jemaah haji dari lima embarkasi sudah tiba di Madinah, Arab Saudi. Jemaah akan berada di Madinah sampai lebih kurang sembilan hari ke depan setelah ketibaan.

Selama menjalani ibadah di Madinah, jemaah haji selalu mendapat pendampingan dari tim kesehatan haji Indonesia atau TKHI. Tim ini terus memantau dan memastikan layanan kesehatan bisa didapat jemaah yang membutuhkan.

"Misi utama KKHI itu terdiri dari promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif," kata Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dr Enny Nuryanti, kepada Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja (Daker) Madinah, Arab Saudi, Senin (6/6).

Untuk petugas yang mobile ke sektor atau bandara disebut dengan emergency medical team (EMT). Sementara di KKHI, penanganan bilamana pasien memerlukan tindakan kuratif dan rehabilitatif terkait kesehatannya.

Enny memastikan, tim kesehatan yang ada di Madinah sangat siap melayani jemaah baik di sektor maupun di KKHI. Meskipun, dia sangat berharap jumlah pasien sedikit. Yang artinya, semua jemaah diberikan kesehatan selama menjalankan ibadah di Madinah.

"Kalau berhasil Insya Allah pasien sedikit atau kalau bisa tidak ada," harap Enny.

Sampai hari ketiga sejak kedatangan jemaah haji, tercatat empat orang mendatangi KKHI. Dua orang harus dirawat, sementara dua lainnya rawat jalan.

"Rawat inap keluhannya sesak, kita diagnosa bronkitis kritis dengan dehidrasi sedang. Kedua, keluhan nyeri kepala. Yang rawat jalan kasus kaki melepuh dan sudah kita pulangkan ke sektor. Satu lagi kasus jamur karena pemakaian baju terlalu lama."

Dia menambahkan, ada sejumlah kategori untuk menentukan tindakan yang diberikan pada jemaah. Hijau untuk pasien penyakit ringan, kuning pasien dengan penyakit komorbid dan merah dengan kasus yang mengancam jiwa seperti gangguan napas.

Di sektor, tim kesehatan terdiri dari satu dokter dengan dua perawat. Serta dilengkapi satu ambulans. Sementara di KKHI, terdapat 76 petugas kesehatan dengan rincian 15 dokter umum, 15 dokter spesialis, 20 perawat dan sisanya tenaga kesehatan lainnya. Selain itu, KKHI juga memiliki ruang perawatan, IGD, farmasi dan ICU.

"Dengan peralatan yang mendukung, Insya Allah kita siap," tegas Enny. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel