Tingkat hunian hotel di Berastagi dan Parapat naik hingga 85 persen

Royke Sinaga
·Bacaan 1 menit

Tingkat hunian hotel di daerah tujuan wisata Berastagi dan Parapat, Sumut melonjak hingga mencapai 80-85 persen pada libur Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti cuti bersama sejak 28 Oktober 2020.

"Untuk Rabu hingga Kamis, hunian hotel di Berastagi rata-rata 50-70 persen, sementara Jumat-Minggu berkisar 80-85 persen," ujar General Manager Hotel Sibayak Internasional, Berastagi, Sumut, Dedi Nelson, yang dihubungi dari Medan, Rabu.

Tingkat hunian yang tinggi itu juga terjadi di Taman Resort Simalem dan pesanan sudah meningkat, dengan tamu hotel yang sebagian besar warga Kota Medan dan sekitarnya.

Meski tamu meningkat, katanya, manajemen tetap memberikan diskon harga kamar rata-rata 20 persen.

"Diskon untuk daya tarik tamu hotel di tengah masih ada pandemi COVID-19, "ujar Dedi.

Peningkatan jumlah tamu sebagai dampak libur panjang, namun usai libur, tamu hotel diprediksi kembali turun karena masih ada pandemi COVID-19.

"Manajemen hotel berharap pandemi COVID-19 berakhir segera sehingga bisnis perhotelan kembali berjalan normal,"ujarnya.

Dedi menegaskan, manajemen Sibayak Hotel tetap ketat dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

General Manager Atsari Hotel Parapat, Mike Wijaya Sinaga, mengatakan tingkat okupansi hotel di Parapat juga naik tajam dampak ada libur panjang.

"Hunian hotel sudah 85 persen untuk akhir pekan," katanya.

Dia menegaskan, manajemen hotel tetap ketat memberlakukan protokol. kesehatan baik terhadap karyawan dan tamu hotel.

"Manajemen tetap ketat menjalankan protokol. kesehatan agar tidak terjadi penyebaran COVID-19," ujar Mike.

Baca juga: OYO kembangkan jaringan hotel di kawasan Danau Toba
Baca juga: Hotel berbintang berdampak positif untuk petani di sekitar Danau Toba