TNI AL gelar karya bakti di perbatasan Indonesia-Timor Leste

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut Republik Indonesia menggelar kegiatan bakti sosial di wilayah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan daerah perbatasan dengan wilayah Timor Leste.

Bupati Kupang Korinus Masneno seperti dalam keterangan tertulis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Kupang yang diterima, Jumat, mengapresiasi terhadap TNI AL yang telah mengelar program karya bhakti wilayah perbatasan di wilayah kerja Lantamal VII Kupang.

Menurut Korinus Masneno program karya bakti wilayah perbatasan yang berlangsung di Kecamatan Sulamu merupakan program Dinas Potensi Maritim TNI Angkatan Laut merupakan bukti konkret terwujudnya kolaborasi dan bekerjasama serta intervensi positif kepada wilayah Kabupaten Kupang yang berbatasan dengan wilayah Timor Leste.

Dia mengatakan program ini akan semakin mendekatkan masyarakat, pemerintah dengan TNI Angkatan Laut yang bertujuan mempercepat akselerasi pembangunan di Sulamu.

"Kami sungguh terbantu dengan pekerjaan fisik yang telah dilakukan TNI-AL," kata Korinus Masneno.

Kegiatan yang dilakukan berupa pembuatan jaringan instalasi air bersih, pembuatan MCK, penyediaan bak sampah dan pengolahan sampah serta pengecatan 30 rumah warga, renovasi gereja dan mesjid rumah pelayan, perbaikan tanggul penahan ombak sepanjang 80 meter dan pengecatan menara suar.

Selain itu dalam kegiatan bakti di wilayah perbatasan juga dilakukan penyuluhan dan bakti sosial seperti penanganan kekerdilan, wawasan kebangsaan, serta membentuk tiga kelompok tani rumput laut serta pembuatan kebun bibit rumput laut melalui distribusi tiga ton bibit rumput laut.

Sementara Kepala Dinas Potensi Maritim TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Suradi menyatakan wilayah Kabupaten Kupang merupakan daerah strategis sehingga sangat perlu mendapatkan perhatian yang besar khususnya menyangkut pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi masyarakat dan keamanan.

Ia berharap, melalui penyelenggaraan karya bhakti wilayah perbatasan yang telah dilaksanakan mulai bulan Juli - September 2022 ini, TNI Angkatan Laut dapat turut serta meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan yang sulit di jangkau melalui program-program kemasyarakatan yang menitikberatkan pada upaya-upaya pembinaan dan pemberdayaan potensi nasional di bidang maritim.

Sementara itu Komandan Lantamal VII, Laksamana Pertama TNI H. Yudho Warsono mengatakan program karya bakti ini merupakan wujud dharma bakti dalam berperan aktif mengentaskan kemiskinan dan meringankan beban masyarakat melalui kegiatan fisik maupun kegiatan non fisik untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.