TNI AL Kerahkan 2 Kapal Perang Cari Korban KMP Yunicee di Selat Bali

·Bacaan 2 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut bergerak cepat untuk melaksanakan operasi pencarian atau Search and Rescue (SAR) para penumpang KMP Yunicee yang tenggelam pada Selasa malam, 29 Juni 2021 di sekitar Pelabuhan Gilimanuk, Selat Bali.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono menyatakan, TNI Angkatan Laut telah mengerahkan dua kapal perang (KRI) dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya KMP Yunicee di Selat Bali. Dua kapal yang dikerahkan adalah KRI Rigel-933 dan KRI Soputan-923.

Kadispenal menjelaskan, pada pukul 22.30 Wib malam tadi KRI Rigel-933 bergerak melakukan operasi pencarian dari Dermaga Kapal Selam PT PAL Banyuwangi ke titik lokasi tenggelamnya KMP Yunicee di sekitar Selat Bali.

"Pada pukul 00.16 Wita KRI Rigel-933 menemuan life raft dengan kelengkapannya yang selanjutnya diangkat menggunakan crane dengan bantuan dua sekoci dari KRI Soputan-923," kata Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono, Rabu, 30 Juni 2021.

Kadispenal menambahkan, pada pukul 01.30 Wita, kapal penelitian milik Pushidrosal TNI Angkatan Laut itu berhasil mendeteksi posisi tenggelamnya KMP Yunicee dan langsung melaksanakan penyelidikan pertama pada posisi tenggelamnya kapal.

Kemudian, lanjut Kadispenal, pada pukul 02.50 Wita KRI Rigel-933 kembali melaksanakan penyelidikan kedua dengan menggunakan Multibeam Echosounder EM 2040 (Shallow Water).

"Berdasarkan analisa Batimetri dan Backscatter didapatkan informasi dan keterangan kerangka KMP Yunicee yang tenggelam pada posisi 08 10 31.864S - 114 25 42.986T, di kedalaman 72 sampai 78 meter. Sedangkan dimensi KMP Yunicee yaitu panjang 55,3 meter, lebar 11,5 meter, dan tinggi 11,35 meter dari seabed," ujarnya.

"Jarak terdekat dari posisi tenggelamnya KMP Yunicee kurang lebih 360 meter sebelah barat Pulau Bali, sedangkan jarak ke Pelabuhan Gilimanuk sekitar 1.65 Km," tambah Kadispenal.

Selanjutnya, Kadispenal menegaskan, TNI Angkatan Laut akan melaksanakan pengolahan secara detail terhadap data yang diperoleh. Dan KRI Rigel-933 terus melanjutkan operasi SAR untuk membantu mencari korban lain yang belum ditemukan bersama KRI Soputan yang beroperasi di sebelah utara Pulau Bali.

"Sampai saat ini KRI Rigel-933 masih terus melaksanakan proses SAR di lokasi sekitar tenggelamnya KMP Yunicee. Ikut onboard pada SAR ini Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis dan Dandenpomal Lanal Banyuwangi," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel