TNI AL Tanam Satu Juta Lebih Pohon Mangrove di 77 Lokasi Secara Serentak

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak1.000.377 Mangrove ditanam prajurit TNI AL di 77 lokasi sekaligus. Kasal Laksamana Yudo Margono mengatakan program yang dilaksanakan bukan hanya penanaman mangrove saja.

"Tapi juga ketahanan pangan dari kearifan lokal di seluruh jajaran dan juga bakti sosial juga komunikasi sosial semua dilaksanakan," kata Kasal Yudo di Tanjung Pasir, Teluk Naga, Tanggerang, Banten pada Selasa (26/7).

"Program-program pemilihan potensi maritim yang dilaksanakan oleh Angkatan Laut ini sangat mendukung. Sehingga akan terus kita kembangkan di seluruh jajaran dan Angkatan Laut," katanya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyampaikan, penanaman mangrove juga untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Hal tersebut ditargetkan pada 2030 agar fungsi hutan mangrove dapat meminimalisir yang berimbas pada atmosfer bumi.

"Mangrove mengatasi emisi perubahan iklim dari mangrove adalah contoh konkret yang sangat baik dan bisa dilihat baik oleh rakyat maupun oleh Global," tegas Menteri LHK.

Hal serupa juga disampaikan Kasal Yudo, hutan mangrove berpotensi dapat menyerap karbon hingga lima kali lipat. Serta dapat menjaga mitigasi bencana yang disebabkan perubahan iklim.

"Mengawali program tersebut dilaksanakan penanaman serentak sebanyak 1.377 bibit mangrove di 77 lokasi dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan," katanya.

Aksi tanam seribu pohon mangrove itu langsung meraih rekor Muri.

Wakil Direktur Rekor Muri Indonesia, Osmar Semesta Susilo, mengaku rekor yang dicapai TNI AL sangat istimewa karena penanaman mangrove serentak di 77 lokasi.

"Ini hal yang sangat luar biasa dan sangat membantu dalam melawan perubahan iklim, untuk masyarakat Indonesia melawan abrasi-abrasi di pantai," katanya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel