TNI Angkatan Laut Punya Kapal Perang Terbaru Buatan Dalam Negeri

·Bacaan 3 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut kini memiliki kapal perang atau KRI baru yang akan memperkuat pertahanan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono hari ini meresmikan Kapal perang terbaru TNI Angkatan Laut yang diberinama KRI Teluk Youtefa 522 di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta Utara.

Peresmian diawali dengan penandatangan berita serahterima Kapal dari Direktur Daya Radar Utama Agus Gunawan kepada Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksma TNI Maman Rohman. Kemudian, Kadisadal menyerahkan kepada Aslog Kasal Laksda TNI Puguh Santoso. Baru kemudian, dari Aslog Kasal diserahkan kepada Panglima Kolinlamil Laksda TNI Arsyad Abdullah selaku satuan yang akan mengoperasikan kapal KRI Teluk Youtefa 522.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono yang turut hadir dalam peresmian KRI Teluk Youtefa menyatakan, pembangunan kapal-kapal jenis Angkut Tank (AT) ini, merupakan bagian integral dari pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut sesuai dengan perencanaan strategis yang telah ada.

Kapal-kapal AT ini, lanjut Kasal, akan sangat mendukung tugas TNI Angkatan Laut baik dalam operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang, sebagai perwujudan dari TNI Angkatan Laut yang profesional, modern dan tangguh.

Dia menambahkan, kapal ini merupakan kapal yang kelima dari kapal jenis AT yang di bangun di galangan dalam negeri sehingga nantinya bisa untuk mengganti kapal-kapal Angkut Tank yang umurnya sudah diatas 40 tahun dari Korea seperti kelas KRI Teluk Semangka, KRI Teluk Penyu dan sebagainya.

“Saya berharap dengan adanya penambahan KRI jenis Angkut Tank dengan kapasitas 360 prajurit dengan 120 ABK ini dapat mendukung tugas pokok TNI AL khususnya dalam operasi gabungan yaitu operasi amfibi maupun operasi pendaratan administrasi. Selain pasukan, kapal ini juga dapat mengangkut tank leopard maupun tank amfibi," kata KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, Senin, 12 Juli 2021.

Untuk diketahui, KRI Youtefa 522 merupakan jenis kapal Angkut Tank (AT) kelima milik TNI Angkatan Laut. Nama kapal yang diambil dari Teluk yang berada di Jayapura, Papua itu memiliki spesifikasi panjang 120 meter, lebar 18 meter, tinggi 7,8 meter dan draft 3 meter (full load) dengan bobot 4508 ton. Kapal pengangkut Tank ini memiliki kecepatan maksimum 16 knots, kecepatan jelajah 14,8 knots dan kecepatan ekonomis 13,6 knots dengan kemampuan jelajah sejauh 7200 nautical miles. Kapal perang ini juga mampu berlayar 20 hari dengan menggunakan dua mesin stx-man diesel 4.320 kw.

KRI Teluk Youtefa 522 ini dapat mengangkut 10 unit tank leopard, 1 unit panser 2 AVBL, 1 unit transporter, 2 unit helikopter dan 361 pasukan.

KRI Teluk Youtefa 522 memiliki fungsi asasi sebagai kapal angkut tank, tugas pokok kapal angkut tank adalah mengangkut alat-alat perang, logistik dan personel dari pangkalan tolak ke daerah sasaran secara terbatas. Sedangkan fungsi tambahan yang dapat dilaksanakan KRI Teluk Youtefa 522, yaitu mengangkut helikopter untuk keperluan tugas khusus seperti pengintaian, raid dan lainnya, serta dapat mengangkut pasukan dalam rangka penggantian pasukan, dan mengangkut alat logistik dalam rangka resupply pasukan di daerah operasi.

Tidak hanya itu, Kapal ini juga mampu melaksanakan Search and Rescue (SAR) terbatas dalam pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan di laut.

Jadi kapal perang ini memang dirancang khusus untuk mengangkut MBT (Main Battle Tank) jenis Leopard milik Angkatan Darat dan tank BMP-3F milik Marinir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel