TNI Angkatan Laut Terima 2 Kapal Baru untuk Jaga Perairan Indonesia

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono bersama Ketua Umum Jalasenastri, Vero Yudo Margono hari ini menghadiri acara launching dan shipnaming dua unit Kapal Angkatan Laut (KAL) sepanjang 28 meter di Halte Slipway PT. Palindo Marine, Batam.

Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan, dua KAL terbaru yang panjangnya 28 meter itu diberinama KAL Pandang I-1-72 dan KAL Sarudik I-2-18.

Menurutnya, pembangunan dua unit Kapal Angkatan Laut (KAL) 28 meter itu merupakan bagian integral dari pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut, salah satunya perencanaan strategis yang siap menjaga keamanan dan melaksanakan penegakkan hukum di laut, sebagai perwujudan dari tugas prajurit TNI AL yang profesional, modern dan tangguh.

“Melalui kegiatan ini, saya sampaikan bahwa kehadiran KAL Pandang dan KAL Sarudik dapat meningkatkan performa pelaksanaan tugas-tugas TNI AL. Untuk itu, KAL 28 meter ini agar diawaki oleh SDM yang profesional dan tangguh sehingga pengoperasian sekaligus perawatan KAL 28 meter ini dapat terlaksana secara optimal yang disertai manajemen pangkalan yang baik dalam hal pemeliharaan dan perawatan agar dapat beroperasi secara berkesinambungan” kata KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, Senin, 5 April 2021.

Lebih jauh lagi Kasal menambahkan, kegiatan Shipnaming dan Launching dua unit KAL 28 meter itu merupakan momentum strategis sekaligus bukti bahwa galangan kapal Indonesia dalam hal ini PT. Palindo Shipyard Marine Batam mampu mendukung industri strategis di bidang pertahanan negara di laut.

Dengan demikian, Orang nomor satu di Korps TNI Angkatan Laut itu menegaskan, keberadaan dua unit KAL terbaru yang akan digunakan untuk mendukung pengamanan wilayah perairan Indonesia itu juga merupakan salah satu bukti bahwa industri pertahanan Indonesia tidak selalu ketergantungan dengan industri luar negeri.

"PT. Palindo telah mampu melaksanakan tugas sebagai pengembang teknologi industri pertahanan dan pendukung kebijakan industri pertahanan dalam rangka menekan ketergantungan dari luar negeri yakni pengadaan kapal, sekaligus mewujudkan kemandirian industri pertahanan," ujarnya.

Untuk diketahui, peresmian shipnaming dan launching KAL Pandang dan KAL Sarudik ditandai dengan pemotongan pita yang terhubung dengan kendi dalam proses pemecahan kendi ke badan kapal oleh Ketua Umum Jalasenastri dan penekanan tombol sirine oleh Kasal secara bersamaan. Setelah bunyi sirine, KAL Pandang langsung ditarik oleh Winch Slipway keluar Dock dengan diiringi mars TNI Angkatan Laut. Kemudian, KSAL melakukan penandatanganan berita acara serah terima dua unit KAL 28 meter oleh pihak PT Palindo Shipyard Marine.

Baca: Jenderal Kopassus Terabas Cuaca Ekstrim Demi Korban Banjir Flores