TNI AU Akan Proses Hukum Prajurit yang Injak Kepala Warga Papua

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Dinas Penerangan AU atau Kadispenau, Marsma Indan Gilang Buldansyah menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap prajurit TNI AU yang melakukan tindakan pelanggaran.

Hal ini menyikapi kejadian kepala seorang warga di Jalan Raya Mandala- Muli, Merauke, Papua diinjak oleh oknum anggota TNI AU. Dipastikan kedua oknum akan diproses sesuai hukum yang ada di TNI.

“Kami akan tindak lanjuti kejadian ini, kedua oknum anggota ini akan ditindak secara tegas, sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI,” ujar dia kepada wartawan, Selasa 27 Juli 2021.

Pihaknya menyesalkan kejadian tersebut. Selain itu, mereka memastikan kalau kejadian ini telah ditangani oleh Satuan Polisi Militer Lanud Johannes Abraham Dimara (Dma), Merauke.

“Kedua oknum anggota Lanud Dma ini sudah ditahan di Satpomau, dan proses hukumnya sedang berjalan,” katanya.

Adapun kronlogis kejadian ini bermula ketika keduanya hendak membeli makan pada salah satu rumah makan padang yang ada di Jalan raya Mandala–Muli, Merauke, Papua, Senin 26 Juli 2021.

Pada saat bersamaan, terjadi keributan seorang warga dengan penjual bubur ayam yang lokasinya berdekatan dengan rumah makan padang tersebut.

Keributan ini disebabkan oleh seorang warga yang diduga mabuk, melakukan pemerasan kepada penjual bubur ayam dan juga kepada pemilik rumah makan padang dan sejumlah pelanggannya.

Kedua anggota berinisiatif melerai keributan dan membawa warga yang membuat keributan tersebut ke luar warung. Tapi, pada saat mengamankan warga, kedua oknum ini melakukan tindakan yang dianggap berlebihan.

“Kami menyesalkan tindakan berlebihan yang dilakukan oleh dua oknum anggota ini pada saat mengamakan warga, dan sejak kemarin (Senin) keduanya sudah ditahan di Satpom Lanud Dma untuk proses hukum selanjutnya,” katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial Instagram video oknum anggota POM TNI AU menginjak kepala seorang warga. Salah satunya di akun Instagram resmi milik Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Dalam postingan-nya, dia menyertakan video detik-detik prajurit TNI itu coba menenangkan warga. Ada dua prajurit TNI yang memegangi warga yang diduga ngamuk ke pemilik warung. Sayangnya, cara kedua anggota POM AU ini sangat disayangkan. Salah satu dari mereka menginjak kepala warga tersebut.

"@militer.udara, tdk di benarkan injak kepala org , apalagi dia bisu...sy yakin bentar lg di penjara Pom nya," demikian bunyi postingan akun Instagram @ahmadsahroni88 seperti dikutip, Selasa 27 Juli 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel