TNI AU Tertawakan Hasanuddin soal Pesawat Israel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Azman Yunus, mempertanyakan tudingan Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, bahwa TNI AU akan membeli pesawat Israel. Menurut Azman, tidak benar bahwa TNI AU memiliki rencana membeli pesawat intai tanpa awak dari Israel.

Pihaknya menegaskan TNI AU lebih memprioritaskan pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam negeri daripada membeli produk luar negeri. “Itu tidak tahu saya sumbernya dari mana. Saya mau ketawa dengar pernyataan Pak TB Hasanuddin,” kata Azwan ketika dihubungi Republika, Rabu (1/1).

Menurut Azwan, TNI AU memang kekurangan pesawat intai tanpa awak. TNI AU dulu memiliki enam unit pesawat intai maritin CN-235 buatan PT Dirgantara Indonesia (DI). Sekarang yang bisa beroperasi itu tinggal tiga unit setelah tidak pernah menambah armada.

Padahal, operasional pengintaian wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus dilakukan setiap saat. Meski begitu, bila memang terdesak untuk menambah pesawat intai, Azwan menjanjikan membelinya dari PT DI dan bukan dari Israel.

“Kita kurang pesawat intai, tapi tidak dengan membeli buatan Israel,” katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.