TNI Kirim Bantuan Alat Kesehatan untuk Penanganan COVID-19 ke Papua

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berupaya membantu penanganan COVID-19 di seluruh Indonesia, termasuk Papua.

Hari ini, TNI mengirimkan berbagai jenis alat kesehatan yang diterbangkan oleh Pesawat TNI Angkatan Udara Boeing AI 7303 dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

"Beberapa Alkes yang dikirmkan ke Papua diantaranya, 50 tabung oksigen, 150.000 Pcs masker medis, 1.000 Pcs APD, 1.000 Pcs sarung tangan medis, 20.000 Pcs Rapid Test Antigen yang keseluruhannya dari BNPB dan 50 buah Oksigen Concentrator dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet," kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto dalam keterangan resminya, Senin, 2 Agustus 2021.

Dia menambahkan, pesawat TNI Angkatan Udara yang diawaki oleh Mayor Pnb Dani take off dari Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 18.00 Wib sore tadi. Rencananya, pesawat yang membawa Alkes untuk memenuhi kebutuhan sejumlah rumah sakit di Papua itu akan transit terlebih dahulu di Lanud Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, dan baru akan melanjutkan penerbangan menuju Lanud Silas Papare Jayapura pada pagi besok pagi.

"Pendistribusian Alkes tersebut sesuai kebutuhan dan permintaan sejumlah Rumah Sakit yang ada di Papua. Nantinya sejumlah alat kesehatan ini akan digunakan oleh beberapa Rumah Sakit yang ada di Papua untuk membantu penanganan COVID-19," ujarnya.

Kolonel Edys juga menjelaskan, bahwa pengiriman berbagai bantuan alat kesehatan itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) dan TR Panglima TNI Nomor TR/625/2021 tanggal 25 Juli 2021 tentang kegiatan PPKM Mikro, TNI mengirimkan sejumlah Alkes dari BNPB dan RS Darurat COVID Wisma Atlet.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel