Baku Tembak Lawan Prajurit TNI, 2 Teroris Poso Tewas

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka, Kolonel Kav M.Jaelani membenarkan bahwa dua orang terduga teroris Poso kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) telah berhasil dilumpuhkan oleh Satgas Tinombala yang terdiri dari gabungan TNI-Polri.

Menurut Kapendam Merdeka, dua orang DPO teroris asal Poso itu dilumpuhkan pada hari Selasa pagi, 17 November 2020 di Desa Bolano Barat, Kec. Bolana, Kab. Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah.

"Benar, telah terjadi penyergapan terhadap 2 anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur di wilayah Desa Bulano," kata Kolonel Kav M.Jaelani dalam keterangan resminya, Rabu, 18 November 2020.

Dia menambahkan, dua orang terduga teroris Poso tersebut sebelumnya telah diberikan kesempatan untuk menyerah. Namun, keduanya melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata ke arah aparat TNI dan Polri yang telah melakukan pengintaian cukup lama.

Sehingga, dua orang terduga teroris yang bernama Wahid dan Aziz Arifin berhasil dilumpuhkan dan tewas di lokasi penggerebekan. Saat ini kedua jenazah teroris kelompok MIT itu tengah menjalani otopsi di RS Bhayangkara Palu.

"Sebelumnya anggota satgas sudah memberikan kesempatan untuk menyerah namum kedua DPO tersebut justru memberikan tembakan perlawanan yang akhirnya mengakibatkan 2 DPO tersebut meninggal dunia usai kontak tembak dengan anggota Satgas Tinombala di wilayah tersebut." ujar Kapendam.

militer="" tag="" www.viva.co.id="">militer/militer-indonesia/1323263-ini-cara-jenderal-tni-andika-kurangi-pelanggaran-anak-buah?headline=6">Baca juga : Ini Cara Jenderal TNI Andika Kurangi Pelanggaran Anak Buah