TNI-Polri Kawal Ketat Kedatangan Vaksin Sinovac

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, Asops Kapolri Irjen Imam S, memantau langsung proses kedatangan vaksin COVID-19 yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (31/12/2020) sore ini.

Pemantauan juga dilakukan oleh Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan dan Dirlantas Polda Metro Kombes Pol Sambodo.

Pemantauan dilakukan sejak turunnya vaksin sinovac dari bunker pesawat menuju truk-truk yang disiapkan. Nantinya, vaksin-vaksin tersebut akan dibawa ke tempat penyimpanannya di Bandung.

Diketahui, ini merupakan pengiriman vaksin sinovac tahap kedua sebanyak 1,8 juta dosis vaksin. Sebelumnya, tahap pertama sebanyak 1,2 juta dosis vaksin telah tiba pada Minggu, 6 Desember 2020 lalu.

Pengawalan vaksin dilakukan sejak dari Bandara Soetta dengan melibatkan unit urusan kesehatan (Urkes) bandara, bersama personil TNI-Polri. Pelaksanaan protokol kesehatan ketat diterapkan dalam prosedur pengiriman vaksin ini ke Bandung. Salah satunya yaitu mewajibkan driver atau pengemudi melaksanakan rapid test terlebih dahulu.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Libatkan Ratusan Personel Polisi

Sebagai informasi, jumlah personil dilibatkan dalam pengawalan dan pengamanan pengiriman vaksin sama seperti proses pengiriman tahap pertama, yaitu 238 personel dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya 152 personel, Polda Jawa Barat 530 personel, dan dari TNI 248 personel.

Diketahui 1,8 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasai asal China, Sinovac, disimpan dalam 11 box envirotrainer tiba di Terminal Cargo 530 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) pada Kamis, 31 Desember 2020. Box penyimpanan envirotrainer tersebut kemudian di angkut menggunakan 4 container truk.

Saksikan video pilihan di bawah ini: