TNI-Polri siagakan 300 personel kawal kedatangan presiden di Kendari

Sebanyak 300 personel gabungan TNI bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara melaksanakan apel gabungan dalam rangka pengamanan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dijadwalkan akan tiba dan bermalam di Kota Kendari Rabu (8/6) sebelum kunjungan kerja ke Kabupaten Wakatobi 9 Juni 2022.

Plh Kapala Penerangan Korem 143/Haluoleo Lettu Inf Rusmin Ismail, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, mengatakan apel gelar pasukan VVIP yang dilaksanakan di Makorem 143/ Haluoleo yang diikuti oleh TNI-POLRI dan juga dalam rangka kunjungan kerja Presiden Joko Widodo

Kepala Staf Korem 143/Haluoleo Kolonel Kav. Ari Pramana Sakti memimpin langsung Apel Gelar Pasukan pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan kerja Presiden Jokowi di Kendari sebelum ke Kabupaten Wakatobi.

Baca juga: Presiden-Ibu Negara bertolak ke Batang tinjau industri baterai listrik

"Personel yang terlibat pada pelaksanaan apel gelar ini terdiri dari Satu SSK subsatgas Bandara Haluoleo, Satu SSK subsatgas Claro, satu SSK subsatgas route yang berjumlah 300 personel yang siap mengamankan Bapak Presiden selama berada di Kota Kendari ini," kata Ari

Kepala Staf Korem 143/Haluoleo menyampaikan bahwa pelaksanaan gelar pasukan untuk mengecek langsung kesiapan pasukan TNI- Polri dalam mengamankan kunjungan kerja Presiden RI di wilayah Sulawesi Tenggara.

"Apel gelar pasukan yang dilaksanakan bertujuan untuk melihat dan mengecek secara langsung kesiapan pasukan TNI dan Polri maupun unsur pendukung lainnya yang akan bertugas untuk mengamankan kunjungan Presiden, dengan harapan agar pelaksanaan pengamanan tersebut dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar," ujarnya.

Baca juga: Presiden Jokowi dijadwalkan bertemu ribuan petani di Batang

Oleh karena itu, dia menyampaikan agar seluruh prajurit TNI-Polri dan satuan tugas pendukung pengamanan lainnya harus benar-benar melaksanakan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

Kepala Staf Korem 143/Haluoleo tidak luput juga mengingatkan agar seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan agar melaksanakan tugas pengamanan

Dia meminta agar melaksanakan tugas pengamanan kunjungan presiden sesuai dengan prosedur yang berlaku dan adakan pemantauan terhadap setiap perkembangan situasi secara terus menerus, baik sebelum, selama maupun setelah pelaksanaan kegiatan.

"Kita harus menaruh perhatian dan harapan yang besar, agar kegiatan kunjungan kerja Presiden RI berjalan lancar dan aman," katanya.

Baca juga: KN Pacitan Basarnas muat 203 pejabat tamu GTRA Summit Wakatobi 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel