TNI Rekrut 3000 Relawan untuk Percepat Vaksinasi COVID-19 di Jakarta

·Bacaan 2 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melakukan perekrutan 3000 relawan medis dan non-medis dari berbagai lapisan masyarakat yang akan dilibatkan dalam percepatan serbuan vaksinasi COVID-19.

Rekrutmen yang diselenggarakan di Aula Satpamwal Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur itu telah melibatkan ribuan relawan dari berbagai kalangan, mulai dari dokter, mahasiswa, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), pelajar, hingga dari pemuda karang taruna se-Jabodetabek ikut mendaftarkan diri untuk menjadi relawan.

Ribuan relawan tersebut rencananya akan langsung ditugaskan sebagai tenaga vaksinator dan petugas administrasi pada pelaksanaan program serbuan vaksinasi massal di sentra vaksin Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dan JIExpo Kemayoran, yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 11 Juli 2021.

Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni menyatakan, program perekrutan ini merupakan perintah langsung dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Menurutnya, Panglima TNI telah menargetkan tingkat kekebalan komunal atau Herd Immunity masyarakat yang tinggal di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sebelum tanggal 17 Agustus 2021 sudah harus mencapai di atas 70 persen untuk usia di atas 12 tahun.

“Untuk itu kita membutuhkan 3.000 lebih tenaga tambahan dari relawan, baik itu tenaga kesehatan maupun tenaga administrasi. Hari ini sedang dilaksanakan pendaftaran yang sudah kita umumkan kepada mitra dan masyarakat untuk mendaftar menjadi sukarelawan,” kata Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni dalam keterangan resminya, Sabtu malam, 10 Juli 2021.

Mantan Danjen Kopassus itu menambahkan, para relawan itu nantinya akan dikoordinir oleh Pusat Kesehatan (Puskes) TNI dalam kegiatan-kegiatan serbuan vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI dan instansi terkait lainnya.

“Saat ini yang kita rekrut dari berbagai kalangan ada yang sifatnya dari tenaga kesehatan, namun ada syaratnya. Seperti mahasiswa kedokteran semester terakhir atau tahun terakhir dan juga dari akademi perawat dan yang lainnya,” ujarnya.

“Untuk tenaga administrasi bersifat umum karena sifatnya hanya untuk administrasi, registrasi, kemudian juga bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan non-medis. Jadi ada 2 aspek yang direkrut itu, ada yang bersifat medis tentunya punya prasyaratan sendiri yang kita butuhkan,” tambahnya.

Jenderal bintang dua yang pernah menjabat sebagai Pangdam XIII/Merdeka itu juga mengatakan, pada hari Minggu tanggal 11 Juli 2021, TNI akan melaksanakan serbuan vaksinasi massal di dua tempat terpisah, yaitu Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan dan JIExpo Kemayoran. Target serbuan vaksinasi itu diharapkan bisa mencapai 50 ribu masyarakat yang divaksin dengan rincian 35 ribu di Stadion GBK dan 15 ribu di JIExpo Kemayoran.

“Ini akan berlanjut terus sampai mencapai 70 persen herd immunity, dan besok juga Mabes TNI AD dan Kodam Jaya bekerja sama dengan Puskes TNI dan Empat Pilar, juga melaksanakan di 10 Kodim. Hal ini merupakan inisiatif Panglima TNI untuk mengakselerasi pencapaian 70 persen herd immunity masyarakat,” kata Mayjen TNI Madsuni.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel