TNI Tangkap Tiga WNA Mencurigakan Diduga Intelijen di Nunukan

Merdeka.com - Merdeka.com - TNI menangkap enam warga diduga intelijen di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Tiga di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA).

Usai digeledah, TNI menemukan foto-foto mencurigakan di handphone salah satu WNA. Misalnya, bangunan pos penjagaan militer.

"Terdapat foto-foto bangunan pos penjagaan militer, patok perbatasan, pelabuhan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di galeri HP mereka, yang dilihat cara pengambilannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi," ujar Lettu Mar Victor Aji Hersanto Rabu (20/7) yang di lansir pada laman tnial.mil.id.

Kronologi

Kronologinya, berawal dari sebuah mobil Avanza hitam mencurigakan melintasi pos penjagaan. Petugas yang berjaga memberhentikan dan melakukan pemeriksaan dokumen dan barang. Namun penumpang mobil itu tidak membawa barang.

Setelah kedapatan ada orang asing dalam mobil, pengemudi bersama lima penumpang tersebut diminta turun. Setelahnya dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, ditemukan foto mencurigakan di handphone salah satu WNA.

"Adapun pengambilan foto-foto secara ilegal, ini dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 19 tahun 2016," ungkap Kapten Marinir Andreas Parsaulian Manalu.

Ketiga WNI yang ditangkap adalah EW (23), TR (40), YY (40). Sedangkan tiga WNA atas nama LS (40), HK (40) dan BJ (45).

Selanjutnya Lettu Mar Victor Aji Hersanto melaporkan temuan ini kepada Dansatgasmar Ambalat XXVIII Kapten Marinir Andreas Parsaulian Manalu.

Selain itu, dia berkoordinasi untuk penanganan selanjutnya ke Tim Kopaska, BIN, BAIS, SGI, Intel Kodim 0911, Polsek Sebatik Timur, dan Imigrasi. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel