TNI Ungkap Penelitian Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (Waka RSPAD) Mayjen TNI Lukman Ma'ruf menyatakan, kegiatan terkait vaksin Nusantara yang saat ini dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto merupakan kegiatan penelitian sel dendritik yang dilakukan oleh para relawan.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan (Diryankes) RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI Nyoto Widyo Astori menjelaskan, penelitian sel denditrik yang dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto sebenarnya sudah lama dilakukan untuk pengobatan cancer.

Pada perjalanannya, lanjut Brigjen TNI Nyoto, para peneliti mencoba melakukan penelitian terkait dengan vaksin COVID-19.

"Tetapi memang ini dicoba, barangkali untuk membuat vaksin yang dari sel denditrik, yaitu ditujukan untuk vaksin, diharapkan untuk vaksin COVID," ujarnya.

Lebih jauh lagi Brigjen TNI Nyoto menegaskan, penelitian yang dilakukan untuk vaksin Nusantara itu juga harus dilakukan sesuai dengan kajian ilmiah atau prasyarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Artinya dengan penelitian yang lugas, legal, dan secara ilmiah diterima, kemudian memang harus disetujui oleh beberapa pemangku kepentingan untuk melegalkannya," kata Brigjen TNI Nyoto.