Tokocrypto Bangun Platform Donasi Berbasis Blockchain

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tokocrypro menggandengan startup didikannya bernama BeKind--yang masuk dalam program akselerator TokoLaunchpad--mengembangkan ekosistem impak sosial atau donasi berbasis blockchain yang diklaim sangat kuat dan terukur.

Saat ini BeKind berfokus membangun kemitraan dengan berbagai pihak demi mewujudkan misinya, seperti Tokocrypto dan platform penggalangan dana, WeCare.id, serta para mitra lainnya.

Chief Marketing Officer Tokocrypto, Nanda Ivens, mengatakan potensi dan pengalaman yang dimiliki BeKind menawarkan value unik dan bisa memberikan inovasi pada proses donasi di Indonesia dengan pemanfaatan blockchain.

"Kami berharap agar program inkubator yang akan kami jalankan ini mendorong ekosistem dan pemanfaatan blockchain di berbagai industri di Indonesia," ujar Nanda melalui keterangannya, Senin (27/9/2021).

Sementara CEO BeKind, Fajar Jasmin, berharap dukungan Tokocrypto dalam inkubasi ini bisa mendorong proses IEO (Initial Exchange Offerings) sesuai jadwal dalam roadmap perusahaan yaitu pada akhir 2021.

"Semoga dengan kolaborasi bersama Tokocrypto, adopsi BKND (token milik BeKind) makin meluas dan banyak masyarakat yang tergerak untuk saling membantu sesama, tentunya dengan lebih mudah dan transparan, guna menghasilkan impak lebih besar dan berkelanjutan," kata Fajar.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Perluas Program CSR

Selain fokus pada inkubasi BeKind sebagai startup di bidang blockchain, Tokocrypto juga menggandeng startup ini untuk mengembangkan berbagai program CSR , salah satunya TokoCare.

Pengalaman BeKind di ranah sosial akan membantu pengembangan TokoCare dalam menghadirkan program-program CSR yang terukur dan tepat guna pemanfaatannya bagi masyarakat Indonesia.

Salah satu proyek awal TokoCare yang dilaksanakan bersama BeKind adalah distribusi 90 tabung oksigen secara gratis ke beberapa rumah sakit di Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Agustus 2021, dan didukung oleh WeCare.id dan Kementerian Perindustrian.

Kini, TokoCare bersama dengan lini produk TokoMall akan menghadirkan pendanaan untuk program CSR yang berkelanjutan dalam bentuk NFT Charity.

NFT atau non-fungible sendiri adalah token yang tidak dapat direplikasi dan tidak dapat diganti.

Dengan non-fungible token, karya seni dapat 'ditokenisasi' untuk membuat sertifikat kepemilikan digital yang dapat dibeli dan dijual.

Seperti kripto, catatan tentang siapa yang memilikinya akan disimpan di buku besar bersama yang dikenal sebagai blockchain. Catatan itu tidak dapat dipalsukan karena buku besar dikelola oleh ribuan komputer di seluruh dunia.

Miss Crypto Indonesia

Pendanaan NFT Charity didapatkan dari kategori TKO Original dalam laman TokoMall yang berisikan artwork original dari Tokocrypto. Salah satu yang menarik adalah kehadiran koleksi NFT spesial yaitu Miss Crypto Indonesia.

Miss Crypto Indonesia merupakan Tokocrypto Angels terpilih yang menghadirkan koleksi NFT dalam bentuk foto dan merepresentasikan cerita rakyat Indonesia seperti Timun Mas, Ken Dedes, Telaga Bidadari, dan Purbasari.

Hal ini sejalan dengan value dari TokoMall yang ingin mengangkat keragaman nilai, budaya, hingga talenta Indonesia. Dengan total 50 koleksi, donasi yang ditargetkan terkumpul untuk NFT Charity ini sebesar Rp 100 juta.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel