Tokocrypto Resmikan TKO, Proyek Kripto Lokal Pertama di Indonesia

·Bacaan 2 menit
Ilustrasi bursa aset kripto Tokocrypto

Liputan6.com, Jakarta - Popularitas aset kripto telah meningkat selama setahun terakhir. Dalam kurun waktu 12 bulan, nilai Bitcoin melonjak drastis dari USD 8,166 pada 8 Maret 2020 mencapai nilai tertingginya di angka USD 58,000 pada Februari 2021.

Aset kripto dengan pangsa pasar terbesar itu saat ini diperdagangkan di kisaran USD 57,666 per 29 Maret 2021, pukul 10.24 waktu Jakarta.

Adapun di Indonesia, aset kripto menjadi salah satu alternatif investasi yang semakin diminati. Terlebih, saat ini ada ratusan jenis aset kripto.

Dari sekitar 290 juta penduduk, investor aset kripto di Indonesia baru sebatas 2 jutaan; hanya sedikit lebih besar dibandingkan jumlah investor saham.

Padahal, bicara soal pasar, beberapa pelaku industri aset kripto dari negara lain pun mulai masuk ke Indonesia karena meyakini Indonesia memiliki potensi pasar menjanjikan di masa mendatang.

Sebagai salah satu pedagang aset kripto teregulasi di Indonesia, Tokocrypto meresmikan proyek kripto lokal Indonesia pertama yang bernama Toko Token (TKO).

TKO menyediakan model token hybrid unik, yang menawarkan utilitas CeFi dan DeFi. Kombinasi itu disebut sebagai langkah maju dalam mewujudkan misi Tokocrypto untuk menerapkan adopsi kripto massal bagi pengguna platform Tokocrypto dan ekosistem TKO.

Keunikan TKO

Pang Xue Kai, CEO di Tokocrypto menyatakan posisi tawar perusahaan sangat unik karena menggabungkan manfaat dari CeFi dan Defi.

"Menawarkan solusi untuk market Indonesia, kami ingin membangun ‘Strategi Indonesia’ untuk masyarakat Indonesia, yang dapat menjangkau semua orang," tutur pria yang akrab disapa Kai tersebut.

Tidak hanya layanan keuangan, kata Kai, TKO juga akan mencakup aspek lainnya, mulai dari manajemen rantai pasokan, privasi, perlindungan data, hingga karya seni berbentuk NFT.

BSC

"Dengan dibangun diatas Binance Smart Chain, ini akan membantu kita mewujudkan potensi yang tidak terbatas yang bisa kita capai melalui teknologi blockchain," ujar Kai.

Dalam utilitas CeFi, TKO dapat digunakan dalam program tabungan seperti TKO Deposit, TKO Rebate, TKO Savings, dan TKO Cashback. Sementara dalam kegunaan DeFi, TKO dapat dipakai pada farming pools dan lending.

Selain itu, TKO akan menjadi tulang punggung NFT Market, sehingga dapat digunakan sebagai pembayaran pada TKO NFT Arcade/Marketplace, pasar barang koleksi digital dan aset kreatif dari seniman-seniman baru.