Tokoh agama berharap pembangunan Masjid Sriwedari Solo segera selesai

Sejumlah tokoh agama di Kota Solo, Jawa Tengah berharap pembangunan Masjid Sriwedari yang hingga saat ini berhenti sementara bisa segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ketua Solo Madani Indonesia Jaya Yusuf Suparno di sela kunjungannya ke Masjid Taman Sriwedari Solo (MTSS), Jumat berharap dari ulama maupun tokoh umat Islam agar pembangunan masjid jangan sampai mangkrak.

"Karena informasinya kan sudah ada sengketa antara Pemkot Surakarta dengan ahli waris Wiryodiningrat (terkait lahan yang digunakan untuk pembangunan masjid)," katanya.

Terkait hal itu, pihaknya bersama dengan Forum Silaturahim Ulama Solo Raya ingin mencari solusi agar kedua belah pihak bisa mengesampingkan ego demi kepentingan masyarakat umum.

"Pemkot tidak terlalu kencang untuk mengklaim itu tanah pemkot, yang ahli waris juga tidak kencang untuk mengklaim itu tanah mereka. Karena ini akan dipakai untuk kemaslahatan umat, maka kami akan mencari jalan tengah agar ini benar-benar diteruskan oleh panitia bersama," katanya.

Ia mengatakan sejauh ini sudah melakukan komunikasi dengan pihak ahli waris Wiryodiningrat terkait persoalan tersebut. Pada kesempatan itu, disampaikannya, agar masjid jadi dulu.

"Biar tidak ada kesan masjid dalam sengketa karena itu tidak diperbolehkan syariat," katanya.

Bahkan, pihaknya juga siap dilibatkan dalam penyelesaian proyek pembangunan masjid tersebut.

"Tadi pihak pelaksana proyek memberikan informasi bahwa masjid itu sudah 85 persen. Materialnya sudah ada di situ, kalau tidak segera dilanjutkan dikhawatirkan terjadi kerusakan. Ini juga upaya mempercepat pendanaan, ini yang justru akan kami percepat. Nanti gabungan (dari berbagai pihak)," katanya.

Terkait hal itu, Ketua Panitia Pembangunan MTSS yang juga mantan Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo mengapresiasi adanya dukungan dari para ulama ini.

"Saya terima kasih pada siapapun yang membantu. Kalau ada yang membantu dengan semangat dan bersatu Insya Allah pembangunan masjidnya tidak masalah," katanya.

Baca juga: KAI bantu dana untuk pembangunan Masjid Sriwedari

Baca juga: Waskita pastikan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo selesai tepat waktu

Baca juga: Masjid Al-Hikmah dan GKJ Joyodiningratan Solo jaga kebersamaan

Baca juga: Masjid Darussalam bagikan ribuan porsi bubur samin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel