Tokoh Kunci Ini Menentukan Hadirnya Duet Ganjar - Puan dalam Pilpres 2024

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Bekasi - Laporan sejumlah lembaga survei menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo yang semakin meroket, bahkan bersaing ketat dengan Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024. Hal ini tak lepas dari masifnya deklarasi relawan pendukung Ganjar yang terus bermunculan di berbagai pelosok Tanah Air.

Mantan Ketua Umum Laskar Jokowi, Mochtar Mohamad atau biasa disapa M2, mengatakan elektabilitas Ganjar Pranowo yang semakin meroket, bisa diartikan kepercayaan publik untuk sang Gubernur Jawa Tengah itu memimpin Indonesia, kian besar.

Sosok Ganjar yang aktif berkomunikasi dengan publik melalui media sosial, diakui merupakan sebuah nilai tambah yang sangat positif. Hal ini membuat publik semakin mengenal sosok Ganjar melalui kesehariannya yang kerap diunggah di medsos.

Representasi Ganjar juga disebutkan mewakili berbagai kalangan, mulai dari milenial hingga dewasa. Karena itu ia merasa akan sangat tepat jika Ganjar dipasangkan dengan Puan Maharani yang dapat saling melengkapi karena merupakan perpaduan Jawa, Sumatera, Bali yang melebihi dari separuh Indonesia.

"Ganjar-Puan bisa mewakili kemana saja karena aktif di media sosial, istilahnya selebgram. Sudah 25 persen suara PDI Perjuangan mendukung Ganjar-Puan, yang kedua pop nasionalis, Soekarnois dan sebagian muslim akan kesitu," kata dia dalam keterangannya diterima Liputan6.com, Rabu (17/11/2021).

Dia menjelaskan, hal lain yang bisa menjadi nilai tambah bagi pasangan ini, yakni keduanya sama-sama pernah menimba ilmu di universitas ternama. Ganjar diketahui merupakan lulusan Fakultas Hukum UGM, sementara Puan sebagai alumni Fisip Universitas Indonesia.

"Keduanya pun berpengalaman di eksekutif dan legislatif. Ganjar mantan DPR RI dan sudah menjabat 2 periode Gubernur, sedangkan Puan Maharani mantan Menko dan DPR RI," paparnya.

Sedangkan secara bibit dan bobot, tambahnya, Ganjar dan Puan tercatat memiliki darah dari tokoh-tokoh ternama Indonesia yang sangat disegani. Keluarga besar Ganjar diketahui berasal dari keturunan ulama besar dan dekat dengan ulama NU, sedangkan Puan merupakan cucu Presiden RI pertama, Soekarno.

"Ganjar-Puan akan mendominasi kelompok nasionalis dan Islam, dimana Megawati dan Jokowi menjadi kunci utama pasangan ini. Ganjar-Puan sangat bisa melaksanakan Trisakti Bung Karno," tutupnya.

Sementara Direktur Jaring Suara Indonesia (JSI), Fajar S Tamin mengatakan, selain track record sebagai Gubernur Jawa Tengah, hasil survei yang tinggi terhadap Ganjar juga disebabkan personal sang gubernur di mata publik.

"Kalau saya lihat hasil riset dari beberapa lembaga lain yang kredibel, memang kan saat ini Ganjar tertinggi dari sisi personal. Jadi memang sosok ini cukup kuat," kata Fajar kepada Liputan6.com.

Mengingat PDI Perjuangan yang menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung calon presiden sendiri, Fajar pun mengaku ada peluang untuk Ganjar dipasangkan dengan Puan Maharani yang juga santer dikabarkan masuk bursa capres.

Meski hasil survei menunjukkan elektabilitas Puan masih di bawah Ganjar, namun Fajar meyakini duet keduanya memiliki peluang besar dalam pertarungan Pilpres 2024.

"Kalau kemungkinan sih selalu ada, karena satu sisi Ganjar itu kan kader PDI Perjuangan sampai saat ini, jadi peluang ke sana kemungkinan besar jelas ada. Ganjar-Puan peluangnya besar," ujar dia.

Selain itu, lanjut Fajar, Ganjar juga diuntungkan dengan keaktifannya di media sosial, yang membuat sosoknya kian dikenal masyarakat luas. Bahkan, pendukung Ganjar dikabarkan meluas hingga ke mancanegara.

"Kalau Ganjar kan sudah dimana-mana ya, terutama di media sosial. Kalau Ganjar sudah mengambil positioning jualan ke depannya juga jelas, di UMKM itu," tandasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel