Tokoh Lampung: Penggunaan Baju Adat Jokowi Dorong Kepercayaan Diri Perajin

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenakan busana adat Lampung pada puncak perayaan HUT ke-76 RI. Menurut salah satu tokoh Lampung, momen tersebut dapat mendorong para perajin di provinsi ini menjadi lebih percaya diri.

"Momen ini harus membuat perajin lokal Lampung lebih percaya diri, karena budaya di provinsi ini cukup potensial," kata Anshori Djausal saat dihubungi di Bandarlampung, Selasa (17/8/2021) dilansir Antara.

Anshori yang juga turut membantu menyiapkan pakaian adat Lampung yang dikenakan Kepala Negara saat upacara HUT Ke-76 Kemerdekaan RI itu menyatakan, busana yang dipakai merupakan adat Lampung Pepadun.

Ia mengakui bahwa yang menyiapkan pakaian yang akan dipakai Presiden Jokowi adalah Pemprov Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Dekranasda Lampung. Namun, untuk topi yang dipakai oleh Kepala Negara, dirinya yang mendesainnya.

"Ya, saya sedikit membantu Dinas Pariwisata dan Dekranasda Lampung menyiapkan pakaian adat yang dipakai Bapak Jokowi, dengan memandu mereka. Tapi kalau topinya saya yang desain," kata mantan Dekan Fakultas Teknik Universitas Lampung itu.

Dia menyebutkan bahwa topi yang dipakai oleh Presiden Jokowi tersebut bernama Punei Mekhem atau Manuk Mekhem yang merupakan penutup kepala yang kerap dipakai oleh Punyimbang adat Lampung.

"Penutup kepala itu juga bisa disebut Peci Bidak. Tentunya saya bangga karena pakaian adat Lampung dipakai oleh Presiden, terlebih pada Upacara HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, karena secara tidak langsung ini pun bentuk promosi budaya kita," kata Anshori.

Bangga Pakaian Adat Lampung Dikenakan Jokowi

Sementara itu, tokoh pemuda Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Brak Lampung Bima Novian mengatakan bahwa peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Istana Negara menjadi perhatian masyarakat sebab Kepala Negara mengenakan pakaian adat Lampung.

"Ini sebuah kebanggaan bagi kita masyarakat Lampung, karena hari ini orang nomor 1 di negeri ini berkenan mengenakan pakaian adat dari provinsi ini, khususnya Lampung Pepadun," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Kepala Negara mengenakan ikat kepala atau topi angkinan model manuk mekhem khas Lampung Pepadun yang dilengkapi dengan batu bungur tanjung bintang.

Presiden Jokowi juga memakai kain khas Lampung yakni kain tumpal lengkap dengan ikat pinggang bulu seratei, sehingga membuat yang mengenakannya tampak sangat berwibawa.

"Ini sangat jarang kita lihat petinggi negara mengenakan pakaian adat Lampung. Tapi kali ini justru Presiden langsung yang mengenakannya di hari spesial," kata dia.

Menurutnya, hal ini tentu menjadi salah satu bentuk pengenalan budaya terutama pakaian khas daerah Nusantara khususnya Lampung ke pelosok negeri dan dunia. Sebab seperti yang diketahui bahwa provinsi ini memang memiliki banyak ragam budaya dan pakaian adatnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel