Tokoh pemuda ajak kampanyekan antigolput melalui IT

Tokoh pemuda Minahasa Jenike Hesri mengajak anak muda mengampanyekan antigolput dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 melalui informasi teknologi (IT).

"Memanfaatkan informasi teknologi (IT) dalam mengampanyekan antigolput merupakan salah satu bentuk kepedulian pada masa depan bangsa Indonesia," kata Jenike, di Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu.

Dia mengatakan kaum muda yang tentunya sangat dekat dengan perkembangan teknologi dan informasi juga dapat mempergunakan setiap kecanggihan teknologi sebagai sarana untuk mendapatkan informasi.

Jenike mengatakan dengan menyuarakan berbagai aspirasi yang sehat dan membangun, mengampanyekan antigolput, dengan harapan dapat mendorong kesadaran para kaum muda ataupun masyarakat yang lain untuk lebih peduli dengan masa depan bangsa ini.

Ia menjelaskan peran kaum muda di dunia politik kadang masih dianggap sebelah mata, padahal kaum muda adalah generasi yang akan melanjutkan peran politik bagi bangsa ini.

Salah satu peran kaum muda di saat ini yaitu dengan terlibat langsung dalam proses pemilihan para pemangku kebijakan itu sendiri.

"Bagi saya menyuarakan sesuatu yang benar bagi banyak orang, tak bisa lepas dari menjadi bagian dari kebenaran itu sendiri," kata Jenike, yang pernah menjabat sebagai Ketua Pemuda GMIM Paulus Wasian, Kakas Barat ini.

Begitupun, katanya lagi, dengan partisipasi nyata kaum muda dalam setiap pemilihan umum sangatlah penting.

Mungkin, katanya pula, masih ada kaum muda yang acuh tak acuh dengan setiap pemilihan umum, tapi sebenarnya ini adalah langkah awal para kaum muda untuk menjadi bagian nyata dalam partisipasi politik, untuk menentukan siapa yang layak menjadi pemimpin ke depan.

Ketua KPU Minahasa Lord Arthur Malonda mengatakan, pihaknya terus mengajak para pemilih pemula maupun anak muda agar berpartisipasi dalam pemilu nanti.

Lord mengatakan walaupun pemilu masih lama, nanti tahun 2024, tapi edukasi kepada anak muda sangatlah penting, dan jangan lupa gunakan hak suara di tempat pemungutan suara (TPS) pada saat pemilu nanti.
Baca juga: Umat Islam Biak Numfor diminta tidak golput pemilu
Baca juga: Kelompok Milenial Antigolput Semarang serukan penggunaan hak pilih