Tol BORR Ruas Simpang Yasmin-Semplak Operasi Fungsional Mulai 23 Desember 2020

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Marga Sarana Jabar (MSJ) akan mengoperasikan Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi 3A Ruas Simpang Yasmin-Simpang Semplak secara fungsional mulai 23 Desember 2020.

Guna mengantisipasi arus saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021, ruas tol tersebut akan beroperasi fungsional hingga 3 Januari 2021.

Jalan Tol BORR Seksi 3A dengan panjang 2,85 km ini merupakan jalan tol layang (elevated toll road) yang menghubungkan Sentul–Salabenda, sebagai bagian rangkaian pembangunan dari seksi sebelumnya melalui wilayah Sentul Selatan, Kedung Halang, Kedung Badak, Simpang Yasmin, dan Simpang Semplak.

Direktur Utama PT MSJ Dedi Krisnariawan Sunoto mengatakan, mendekati libur Nataru nanti, pihaknya berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana PT Pembangunan Perumahan (PP) guna memastikan Ruas Simpang Yasmin-Simpang Semplak aman untuk dilintasi oleh pengguna jalan selama pemberlakuan fungsional.

"Kami telah bersiap dengan melakukan pembersihan dan pemeriksaan kembali sepanjang Simpang Yasmin sampai dengan Simpang Semplak sebelum akan diberlakukan fungsional pada tanggal 23 Desember 2020 nanti, dengan melakukan pembersihan material serta alat kerja," terangnya, Jumat (18/12/2020).

Di samping itu, Dedi melanjutkan, PT MSJ juga telah melakukan perbaikan jalan arteri sepanjang jalan KH Sholeh Iskandar yang dilalui proyek.

"PT MSJ bersama Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional mengimbau kepada pengguna jalan tol agar tetap berhati-hati dan memastikan kecukupan saldo e-toll sebelum perjalanan. Serta mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti instruksi pemerintah untuk tetap di rumah saja selama libur Nataru guna memutus rantai penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Proyek Tol Layang Cikunir-Karawaci Bakal Ditawarkan Kuartal III 2021

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) tengah membangun 4 tempat parkir darurat (emergency parking bay) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Tol Layang Jakarta-Cikampek.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) tengah membangun 4 tempat parkir darurat (emergency parking bay) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Tol Layang Jakarta-Cikampek.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan dua proyek dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yakni Jalan Tol Layang Dalam Kota Cikunir-Karawaci dan Jalan Tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami, akan ditawarkan pada kuartal III 2021.

"Untuk bidang jalan dan jembatan, ada dua yakni jalan tol dan jalan nontol. Jalan tol kita banyak sekali yang sedang diproses," ujar Menteri PUPR dalam seminar daring di Jakarta seperti dikuti dari Antara, Senin (14/12/2020).

Pada kuartal sama, Kementerian PUPR juga menawarkan proyek KPBU berupa pemeliharaan Jembatan Suramadu, Jawa Timur.

Total estimasi biaya investasi untuk ketiga proyek KPBU itu sebesar Rp48,37 triliun.

Sementara, proyek KPBU jalan tol dan jembatan lainnya yakni Jalan Tol Mamminasata, Kamal-Teluknaga-Rajeg, Semanan-Balaraja, Bogor-Serpong via Parung, Sentul Selatan-Karawang Barat, Semarang Harbour (Semarang-Kendal), Gilimanuk-Mengwi, Akses Pelabuhan Patimban, dan Jembatan Batam-Bintan ditawarkan pada kuartal I tahun depan.

Total estimasi biaya investasi proyek KPBU jalan tol dan jembatan yang ditawarkan pada kuartal I 2021 itu sebesar Rp117,3 triliun.

Untuk proyek KPBU jalan tol dan jembatan yang ditawarkan pada kuartal IV 2021 adalah jalan tol ruas Cilacap-Yogyakarta, Demak-Tuban, Jember-Lumajang, Ngawi-Bojonegoro-Babat, Jember-Situbondo, Tulungagung-Kepanjen, dan Samarinda-Bontang, serta proyek jembatan yakni Tanah Bumbu-Pulau Laut dan Muna-Buton.

Total estimasi biaya investasi proyek KPBU jalan tol dan jembatan yang ditawarkan pada kuartal IV 2021 itu sebesar Rp96,6 triliun

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: