Tol KLBM Segera Diresmikan kendati Dirundung COVID-19

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 38,29 kilometer yang menghubungkan Gresik-Sidoarjo, Jawa Timur, akan segera diresmikan. Dari total empat seksi, tersisa Seksi 4 ruas Bunder-Manyar yang pengerjaannya belum rampung karena kendala pandemi COVID-19.

Dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) dengan nilai investasi Rp12,22 triliun, Tol KLBM terdiri dari empat seksi. Pertama, Seksi 1 (Krian-Kadamean Menganti) sepanjang sepanjang 9,77 kilometer dengan progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Kedua, Seksi 2 (Kadamean Menganti-Boboh) sepanjang 8,83 kilometer yang pengerjaannya juga sudah rampung 100 persen.

Ketiga, Seksi 3 (Boboh-Bunder) sepanjang 10,40 kilometer yang progres konstruksi juga telah mencapai 100 persen. "Sementara untuk Seksi 4 ruas Bunder-Manyar belum bisa dipastikan kapan rampung lantaran terhambat pandemi COVID-19, sehingga alokasi anggaran untuk melanjutkan pengerjaannya terkena refocusing," kata Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, dalam keterangan tertulis pada Rabu, 25 November 2020.

Ia menjelaskan, Tol KLBM akan memberikan aksesibilitas atau mobilisasi yang sangat baik bagi kendaraan logistik ke kawasan industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), yang merupakan kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia dan terbesar di Jawa Timur.

Tol KLBM, lanjut Destiawan, akan segera diresmikan sehingga bisa dibuka untuk umum. “Tol ini akan menjadi backbone pada jalur logistik di Jawa Timur," ujarnya.

Selain Tol KLBM, di Jawa Timur Waskita Karya juga menggarap ruas Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 43,75 km dengan nilai investasi Rp6,36 triliun. Waskita juga menggarap ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi dengan nilai kontrak mencapai Rp1,05 triliun.

Untuk pembangunan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo terdiri atas 4 Seksi. Pada Seksi 1-3 telah beroperasi, sedangkan Seksi 4 masih dalam proses konstruksi. Ruas tol ini memberikan aksesibilitas atau mobilisasi yang sangat baik bagi kendaraan logistik, sehingga meningkatkan produktivitas kegiatan dan menciptakan kebangkitan perekonomian. Dalam proyek ini, pemegang konsesi adalah PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol.

Sementara untuk perkembangan proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi lama pengerjaan akan dilakukan 730 hari kalender. Ruas ini nantinya akan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, di mana Waskita hanya sebagai kontraktor pada paket I yang ber-JO dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. "Untuk kontrak paket ini sudah dapat namun Surat Perintah Mulai Kerja nya (SPMK) masih menunggu dari Jasa Marga," jelas Destiawan. (ren)

Baca: KRL Yogya-Klaten Siap Beroperasi, Begini Tampang Kerennya