Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa Dikebut  

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

  • IHSG Ditutup Naik ke Posisi 4.897 Poin

    Antara

    Jakarta (Antara) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, ditutup melanjutkan penguatannya ke posisi 4.897 seiring dengan ekspektasi kinerja emiten kuartal I tahun ini positif. IHSG BEI naik sebesar 24,04 poin atau 0,49 persen ke posisi 4.897,05. Sementara itu, indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat sebesar 6,18 poin (0,75 persen) ke level 829,60. ... …

TEMPO.CO, Jakarta – Pemegang konsesi jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa, PT Jasa Marga Bali Tol, mempercepat proses konstruksi jalan tol tersebut. »Kami kebut terus agar dapat selesai tepat waktu,” kata Direktur Utama PT Jasa Marga Bali Tol, Akhmad Tito Karim, saat dihubungi pada Selasa, 12 Maret 2013.

Percepatan proses pengerjaan jalan tersebut mereka lakukan demi mengejar target pengoperasian jalan tol pada Juli tahun ini agar dapat diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Proyek ini disiapkan sebagai akses jalan bebas hambatan dari Bandara Internasional Ngurah Rai menuju tempat penyelenggaraan Asia-Pacific Economic Cooperation di Nusa Dua dan Tanjung Benoa.

Menurut Tito, saat ini pembangunan fisik jalan tol tersebut sudah mencapai 84 persen. Seluruh tiang pancang jalan tol dan penghubungnya sudah terpasang sepenuhnya. Selanjutnya, mereka tinggal memasang sebagian balok lantai yang belum sempat terpasang dan mengaspal jalan. »Targetnya, balok lantai jalan sudah terhubung seluruhnya pada akhir bulan ini,” kata Tito. 

Selain mempercepat proses konstruksi di lapangan, PT Jasa Marga Bali Tol juga mengebut berbagai pengerjaan bagian jalan yang dibuat di pabrik, semisal pembuatan balok lantai dan tiang pancang jalan. Perusahaan juga tengah membuat rambu-rambu dan tiang lampu jalan di pabrik dan diperkiraan selesai dalam waktu dekat. 

»Jadi, kami bisa langsung memasang bagian-bagian jalan yang dikerjakan di pabrik begitu konstruksi jalan di lapangan siap,” kata Tito. Harapannya, waktu pengerjaan jalan tol dapat diperingkas dengan cara tersebut.

Sebelumnya, pengerjaan proyek tersebut sempat terkendala oleh hujan badai yang menerjang Bali. Proyek yang berdiri di atas laut dangkal itu pun sempat terhenti pengerjaannya pada periode Januari-Februari lalu. Akibatnya, kemajuan fisik jalan tol yang awalnya ditargetkan selesai pada April terpaksa diundur menjadi Mei.

»Namun, kami tetap optimistis tol dapat tetap dapat beroperasi sesuai tenggat waktu, yaitu pada Juli mendatang. Sebab, cuaca saat ini sudah mendukung untuk mengebut pengerjaan proyek,” kata Tito. Ia menargetkan pengerjaan fisik jalan tol selesai pada Mei. Setelah itu, jalan akan menjalani proses evaluasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum selama satu bulan pada periode Mei-Juni. 

Tito mengklaim jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa merupakan salah satu proyek tol yang paling cepat pengerjaannya. Sebab, pembangunan tol tidak perlu banyak membebaskan tanah karena jalan dibangun di atas laut. Selain itu, pembuatan sebagian bagian jalan di pabrik juga turut serta mempercepat proses pengerjaan jalan. »Kecuali masalah cuaca, kami tidak mengalami hambatan pengerjaan proyek sama sekali,” kata Tito.

Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa nantinya akan menghubungkan kawasan Nusa Dua di selatan Pulau Bali dengan kawasan Pelabuhan Benoa di Kecamatan Denpasar Selatan. Proyek senilai Rp 2,4 triliun itu juga akan tersambung dengan akses jalan menuju Bandara Internasional Ngurah Rai. 

Jalan tol ini terdiri atas empat ruas tol dan memiliki panjang sekitar 9,7 kilometer. Konstruksi tol akan berdiri di atas laut dangkal dan sekitar dua kilometer di atas tanah darat. Lebar jalan utama tol itu hampir sepanjang 26 meter ditambah 4-5 meter untuk sepeda motor. 

RAFIKA AULIA

Berita Lainnya:

Ahok Tak Setuju Hercules Main Hakim Sendiri

Prabowo Akui Diam-diam Sering Bertemu SBY

Daud Kei Jenguk Hercules di Tahanan Polda

'Bisnis Mari Bergaul' Jadi Pintu Pencucian Uang

Pekerja Ruko Bersyukur Kelompok Hercules Ditangkap

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...