Tol Tangerang-Merak Kembali Normal

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Arus lalu lintas kendaraan di tol Tangerang-Merak kembali normal. Hal ini menyusul susutnya debit air di Bendung pamarayan. Banjir yang berlangsung selama tiga hari ini, mulai surut jam 05.00 WIB, Jumat (11/1/2013) kemarin.

Hal ini dikemukakan Mayor TNI Sitepu, Komando Resor Militer (Korem) Banten. Selama menangani banjir, Korem Banten menjalin kerjasama dengan PT Marga Mandalasakti (MMS), Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian Daerah (Polda) Banten, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan tokoh masyarakat.

Direktur Teknik dan Operasi MMS Sunarto Sastrowiyoto dalam siaran persnya kepada Tribunnews.com, Minggu (13/1/2013) mengatakan, penanganan banjir di tol merupakan buah dari simulasi penanggulangan banjir beberapa waktu lalu.

"Penanganan banjir yang berjalan dengan baik ini merupakan hasil dari pelaksanaan kegiatan Workshop dan Simulasi Penanggulangan Banjir Sungai Ciujung pada 19 Desember 2012 lalu," ujarnya.

Menurutnya, Sunarto workshop dan simulasi yang membuat dan mengimplementasikan Standar Operational Procedure (SOP) penanganan banjir ini melibatkan seluruh pihak maupun instansi terkait di Provinsi Banten.

"Karena hal itu bisa meningkatkan koordinasi yang baik antara MMS, instansi terkait, dan masyarakat sekitar dalam menjalani tugas dan peran masing-masing.”, jelas Sunarto.

Luapan air ini sudah terasa pada Rabu 9 Januari 2013 dimana debit air dari Bendung Pamarayan mencapai 1.780 meter kubik per detik pada jam 16.00 WIB. Kemudian pada jam 23.43 WIB di hari yang sama, Jalan Tol Tangerang-Merak terpaksa ditutup demi keamanan warga dan pengguna tol saat genangan air mulai memasuki jalan tol.

Evakuasi penduduk maupun pengamanan terhadap pengguna jalan termasuk pemasangan rambu telah dilakukan dengan baik. Bantuan makanan, logistik dan obat-obatan telah diberikan oleh MMS kepada lebih dari 3.000 penduduk setempat guna meringankan beban masyarakat korban banjir

“Kami mendapat bantuan sejak hari Rabu (9 Januari 2013) dari Petugas Tol, saat air belum merendam sepenuhnya rumah kami. Alhamdulillah, bantuan ini telah membantu warga-warga di sini," ujar Ahmad Somad, Kepala Desa Undar-andir.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.