Tolak Diajak Berhubungan Badan, Siswi SMA di Tebing Tinggi Dibunuh Paman

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pelajar SMA berinisial NME ditemukan tewas di dalam sebuah gudang di Jalan Prof Hamka, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Senin (22/8) pekan lalu. Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Agus Arianto, mengatakan korban tewas dibunuh pamannya lantaran menolak ajakan untuk berhubungan badan oleh pelaku yakni IR (37).

"Pelaku hendak menyetubuhi korban. Namun korban memberikan perlawanan dan berteriak sehingga pelaku mencekik NME," kata Agus, Senin (29/8).

Lanjut Agus, korban tewas usai ditikam berkali-kali oleh pelaku menggunakan gunting. Usai membunuh korban, pelaku melarikan diri.

"Dan korban dengan pelaku memiliki hubungan keluarga. Yang mana korban merupakan keponakan pelaku dan sudah saling mengenal," ujarnya.

Kemudian, pelaku telah ditangkap di Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Minggu (28/8) kemarin.

"Selanjutnya tim gabungan melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti berupa sebuah gunting. Tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti tersebut," ungkap Agus.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara 15 tahun. [cob]