Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Dorong Motor ke Titik Demo

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini. Aparat kepolisian pun menyiapkan pengamanan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa.

"Aksi terkait BBM di Patung Kuda, Arjuna Wiwaha terus ada 8 titik lainnya yang tidak terkait dengan BBM itu juga harus dijaga," kata Kapolres Jakarta Pusat Komarudin kepada wartawan, Kamis (8/9).

Pantauan di lapangan, massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mulai memadati kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat sejak pukul 13.00 WIB.

Beberapa mahasiswa melakukan aksi dorong motor mulai dari depan gedung Perpustakaan Nasional menuju ke Istana Negara melalui Jalan Medan Merdeka Barat. Namun, langkah mereka terhenti lantaran ada kawat berduri merintangi jalan di depan Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Aparat kepolisian langsung membuat barikade di belakang kawat berduri. Mereka saling berhadap-hadapan dengan elemen mahasiswa.

Terlihat, massa pada barisan depan membentangkan spanduk bertuliskan "BBM ELIT RAKYAT SULIT". Bendera-bendera dari berbagai satuan universitas juga turut dikibarkan

Sementara itu, orator berorasi menyampaikan tuntutan. Salah satu poin menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kegiatan tersebut berdampak pada arus lalu lintas di kawasan Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat. Polisi juga menutup arus lalu lintas dari arah Medan Merdeka Barat menuju ke Medan Merdeka Utara atau Istana Kepresidenan, Jakarta. [eko]