Tolak kenaikan BBM, mahasiswa UI geruduk Istana siang ini

MERDEKA.COM. Aliansi Mahasiswa UI akan menggelar aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kawasan Istana Kepresidenan akan menjadi sasaran aksi yang akan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB, Sabtu (15/6).

Dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, aksi ini digelar untuk mengingatkan pemerintah bahwa kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi hanya akan memberikan dampak buruk bagi rakyat.

Pemerintah juga dinilai membuat alasan yang dicari-cari untuk menaikkan harga BBM. Dalih penyelamatan anggaran selalu digunakan, sama seperti sebelumnya.

"Permasalahan yang terjadi tiap tahun pasti sama seperti itu. Padahal, APBN terbebani bukan karena subsidi melainkan oleh korupsi, kebocoran anggaran, dan biaya birokrasi yang tidak rasional."

Pemerintah juga dinilai tak melihat realitas di masyarakat. Sebagai anchor price, kenaikan harga BBM akan menyebabkan kenaikan harga-harga (inflasi) barang dan jasa, terutama pangan, dan yang paling menerima imbasnya adalah rakyat miskin yang akan terancam daya beli dan kebutuhan dasarnya seperti, pendidikan, kesehatan, dan pangan. Apalagi kenaikan harga BBM ini menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.

"Dapat dipastikan inflasi akan melonjak tak terkendali. Dan, imbasnya pasti akan menjadikan rakyat miskin semakin sulit hidupnya."

Aliansi Mahasiswa UI menyatakan dengan tegas menolak program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

"BLT ataupun BLSM adalah paket kebijakan yang keliru, terbukti gagal, dan tidak bisa diterima masyarakat, baik sebagai solusi atas kenaikan harga ataupun peredam shock sementara. BLSM sangat rentan dipolitisasi dan menjadi lahan korupsi. Hal ini mengingat tahun 2013 adalah tahun politis menjelang Pemilu. Kebijakan ini jelas tidak menjamin masyarakat dapat hidup dengan normal dan sejahtera."

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.