Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Buat 'Kuburan' di Depan DPRD Jambi

Merdeka.com - Merdeka.com - Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi menggeruduk gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (7/8). Mereka menolak kenaikan harga BBM yang ditetapkan oleh pemerintah pusat pada tanggal 3 lalu.

Sebagai simbol penolakan, mahasiswa membuat kuburan di halaman DPRD Provinsi Jambi dengan tulisan 'Rip Hati Nurani Penguasa'. Mahasiswa mendoakan atas matinya hati nurani kaum elite terkait kenaikan harga BBM yang dianggap menyulitkan rakyat.

Demo sempat diwarnai kericuhan ketika mahasiswa ingin masuk ke DPRD. Mahasiswa dan polisi akhirnya terlibat saling dorong.

"Kami datang untuk demo di DPRD Provinsi Jambi, itu membawa tuntutan yaitu ketua DPRD Jambi itu menolak kenaikan BBM yang sudah ditetapkan oleh presiden Republik Indonesia. Kami juga meminta untuk presiden RI untuk mencabut kenaikan harga BBM," kata Presiden Mahasiswa UIN STS Jambi Iqbal.

Dia menyampaikan, jika tuntutan tidak dipenuhi maka mahasiswa akan terus melakukan demo yang berkelanjutan. "Kami akan demo dengan massa lebih banyak, kita juga akan memperjuangkan penurunan harga BBM," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto menyambut para mahasiswa. "Kami diminta untuk meneruskan tuntutan mereka. Kami juga diminta meneruskan aspirasi mereka. Kami juga akan meneruskan. Kami juga akan mendukung langkah langkah yang mereka buat terhadap aksi penolakan kenaikan harga BBM dan kenaikan inflasi di Provinsi Jambi," kata Edi Purwanto.

Reporter: Hidayat [cob]