Tolak Mengheningkan Cipta, Pemain Wanita Ini Ungkit Masa Lalu Maradona

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVA – Akhir pekan lalu, sebagian besar kompetisi menggelar sesi mengheningkan cipta sebelum pertandingan dimulai sebagai penghormatan terakhir bagi legenda sepakbola dunia asal Argentina, Diego Maradona yang meninggal pada Rabu pekan lalu.

Namun, ada seorang pemain sepakbola wanita yang menolak melakukan aksi itu. Paula Dapena yang bermain untuk klub Spanyol Viajes Interrias FF hanya duduk di lapangan dan membelakangi arah dari 21 pemain. Apa sebab?

"Rekan satu tim saya menatap saya dan tertawa, karena mereka tahu saya tidak akan melakukannya," katanya kepada Pontevedra Viva, seperti dilansir laman olahraga Spanyol, Marca, Senin 30 November 2020.

"Beberapa hari lalu, pada Hari Setop Kekerasan Gender, aksi seperti ini tidak dilakukan. Dan jika tak ada mengheningkan cipta selama satu menit untuk para korban, saya tidak bersedia melakukannya untuk pelaku kekerasan," tegasnya.

Meski tidak menyebut nama, namun Paula menegaskan dirinya tidak akan mengheningkan cipta buat pemain yang memiliki sejarah buruk terhadap wanita. Sosok yang disebut-sebut Paula mengarah kepada Maradona.

"Saya mengatakan bahwa saya menolak untuk melakukan mengheningkan cipta untuk pemerkosa, pedofilia dan pelaku kekerasan. Jadi saya hanya akan duduk di rumuput dan membalikkan punggung saya," paparnya.

"Untuk menjadi pemain hebat, pertama-tama Anda harus menjadi pribadi dan memiliki nilai pribadi di luar kualitas seperti yang dia miliki, yang kami tahu adalah kualitas dan bakat sepakbola yang spektakuler," katanya.

Sementara itu, pertandingan akhir pekan lalu sendiri membuahkan hasil yang sangat mengecewakan buat Paula. Pasalnya, klub yang diperkuat Paula Dapena kalah telak 0-10 dari lawannya, Deportiva de Abegondo.