Tolak Penghapusan Degradasi, Madura United Tak Ingin Liga 1 Selevel Turnamen

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Madura United dengan keras menolak penghapusan sistem degradasi pada Liga 1 2021/2021. Direktur Utama PT PBMB, pengelola Madura United FC, Ziaul Haq, menyebut hal itu bakal membuat level Liga 1 sejajar dengan turnamen.

Rencana menggulirkan Liga 1 2021/2022 tanpa sistem degradasi kembali mengemuka. Hal itu terjadi setelah Komite Eksekutif (Exco) PSSI menampung dan memutuskan menerima usulan dari mayoritas klub peserta.

Pandemi COVID-19 masih menjadi alasan yang ampuh untuk melakukan kompetisi tanpa degradasi. Penyebabnya karena pandemi ini berdampak pada berbagai aspek dalam klub. Namun, Ziaul Haq menyebut penghapusan sistem degradasi tidak sesuai dengan amanat kompetisi.

"Pelaksanaan kompetisi amanatnya adalah promosi dan degradasi. Tidak ada alasan kompetisi tanpa promosi dan degradasi," kata Ziaul Haq.

Menurut Ziaul Haq, Madura United sejauh ini sudah berusaha keras untuk menggelar persiapan mengikuti Liga 1 2021/2022 yang kompetitif. Bukan untuk mengikuti kompetisi yang memiliki atmosfer seperti turnamen.

"Persiapan Madura United selama ini adalah pelaksanaan kompetisi yang kompetitif dengan adanya promosi dan degradasi, bukan persiapan untuk sebuah turnamen seperti TSC tahun 2016," tegas Ziaul Haq.

Dibahas pada Kongres

Striker Persebaya Surabaya, Samsul Arif (kanan), dijaga ketat bek Madura United, Jaimerson Xavier, dalam laga matchday ke-2 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). Persebaya menang 2-1 atas Madura United. (Bola.
Striker Persebaya Surabaya, Samsul Arif (kanan), dijaga ketat bek Madura United, Jaimerson Xavier, dalam laga matchday ke-2 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). Persebaya menang 2-1 atas Madura United. (Bola.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyebut Exco PSSI hanya memutuskan untuk menghilangkan sistem degradasi pada Liga 1 2021/2022. Namun, keputusan akhirnya nanti akan diambil pada Kongres Tahunan PSSI.

"Exco PSSI sebatas memutuskan dalam rapat Exco pada 3 Mei 2021 untuk memasukkan agenda ini ke dalam kongres tahunan," ucap Yunus Nusi.

"Nantinya, kongres sebagai pengambil keputusan tertinggi dalam organisasi yang akan memutuskan karena terkait dengan jumlah peserta Liga 1 dan Liga 2 pada musim depan," tegas Yunus Nusi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini