Tolak Rapid Test, Dokter Dipukul Security Pakai Kunci Inggris

Siti Ruqoyah, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang petugas keamanan (security) hotel di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Abdul Jabar dikabarkan terlibat tindak pidana penganiayaan terhadap seorang dokter bernama Ranisa Larasati dengan memukul kepala korban dengan kunci Inggris. Itu diketahui terjadi pada Minggu 20 Desember 2020.

Akibat kejadian tersebut, kepala dokter wanita itu terluka dan harus menjalani penanganan medis secara serius.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi, membenarkan adanya pemukulan tersebut, Arsya menjelaskan usai pemukulan, pelaku yang sudah dikantongi identitasnya tersebut, melarikan diri.

“Korban dilarikan ke RS Harapan Kita Jakarta Barat,” ujar Arsya dikonfirmasi, Senin 21 Desember 2020.

Arsya mengungkapkan korban adalah dokter yang sedang mengikuti kegiatan sertifikasi dokter jantung yang diselenggarakan di hotel tersebut sejak 18 Desember 2020.

Kemudian pada Minggu pagi, dia bertemu dengan petugas security hotel, yang memintanya menjalani tes cepat. Namun dokter itu tidak mengindahkan permintaan pelaku.

Sang dokter kemudian menuju rooftop hotel untuk mempersiapkan diri di kegiatan yang dia ikuti. Tak lama, pelaku mendatangi dan menghantam dokter itu di bagian kepala dengan kunci inggris.

Korban kemudian berlari ke lantai bawah, karena takut dianiaya dan bertemu dua orang saksi, selanjutnya dilarikan ke RS Harapan Kita.

“Kami masih melakukan pencarian terhadap pelaku,” ujar Arsya. (ren)