Tolak Wawancara usai Hattrick, Cristiano Ronaldo Ngambek?

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVACristiano Ronaldo tampil gemilang saat Juventus menghajar Cagliari 3-1 di Sardegna Arena dalam lanjutan Serie A, Minggu 14 Maret 2021. Di laga ini, Ronaldo memborong tiga gol kemenangan Juventus (10', 25'(P), dan 32').

Dengan kemenangan ini, Juventus tetap menjaga asa untuk mempertahankan gelar juara Serie A musim ini. Juventus berada di posisi tiga dengan 55 poin (26 laga) dari terpaut 10 poin dari Inter Milan dengan 65 poin (27 laga) di puncak.

Tidak hanya itu, Ronaldo juga mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepakbola. Hattrick-nya ke gawang Cagliari membuat total golnya menjadi 770. Dia melampaui rekor legenda sepakbola Brasil, Pele.

Performa apik ini sekaligus jawaban Ronaldo atas kritikan yang menghujaninya pekan lalu pasca tersingkirnya Juventus dari Liga Champions usai didepak FC Porto. Ronaldo dianggap menjadi penyebab kegagalan Juventus di pertandingan itu.

Namun, Ronaldo disinyalir masih kesal karena dirinya terus menjadi sorotan pasca kegagalan Juventus di Liga Champions. Dia pun menolak permintaan wawancara usai laga menghadapi Cagliari. Padahal di laga itu dia mencetak hattrick.

Dari video yang beredar di media sosial, Ronaldo hanya melambaikan tangan dan menggelengkan kepala tanda menolak tawaran wawancara selepas laga. Sikap yang disinyalir dia masih kecewa atas perlakuan yang dialaminya.

Lihat videonya di bawah ini:

Ronaldo sendiri malah buka suara melalui media sosial miliknya. Dan dia lebih berfokus terhadap pencapaiannya melampaui rekor gol Pele, sosok legendaris yang menjadi sosok inspiratif buat Ronaldo sejak kecil.

"Hari ini, saat saya mencapai 770 gol, kata-kata pertama saya langsung ditujukan kepada Pele. Tak ada pemain di dunia termasuk saya yang dibesarkan tanpa mendengarkan cerita tentang permainan dan prestasinya," kata Ronaldo.

"Dan untuk alasan itu, saya dipenuhi dengan kegembiraan dan kebanggaan karena saya mengakui diri saya di puncak daftar pencetak gol dunia, melewati rekor Pele, sesuatu yang tidak pernah saya impikan saat tumbuh sebagai anak dari Madeira."