Tolong, Warga yang Kebanjiran di Tangerang Butuh Makanan

Siti Ruqoyah, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Warga yang berada di Villa Mutiara Pluit RT 1 hingga 4, RW 13, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, membutuhkan sarana evakuasi perahu, serta logistik seperti makanan, pakaian hingga selimut.

Diceritakan Aisyah, salah seorang warga setempat, hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah untuk warga korban banjir. Padahal, sejak pukul 06.00 WIB, warga telah menghubungicall center 112 Kota Tangerang untuk meminta bantuan.

"Pas pagi sudah hubungi 112 untuk bisa terjunkan perahu, karena waktu itu banjir sudah 90 meter," katanya, Sabtu, 20 Februaru 2021.

Namun sayang, hingga pukul 07.00 WIB, bantuan perahu pun belum kunjung tiba, hingga warga secara swadaya merakit perahu dengan bahan bambu serta kayu. Air yang kian tinggi, membuat warga juga bahu membahu mengevakuasi warga terutama ibu hamil dan lasia, serta anak-anak.

"Pas itu, air sudah makin tinggi warga juga panik, terus kita gotong royong evakuasi diri. Kita langsung diarahin ke balai warga RT 7 RW 5. Sekitar ada 40 kepala keluarga yang dievakuasi," ujarnya.

Saat ini, seluruh warga pun berhasil dievakuasi, dan ditempatkan di posko pengungsian yang ada di balai warga. Namun kini, para korban banjir pun masih membutuhkan perahu, terutama makanan dan selimut.

"Kita masih butuh perahu untuk melintas.Terus kami juga butuh makanan, karena sampai sekarang belum ada makanan yang datang, kita patungan buat bikin makan. Dan untuk selimut juga kita saling berbagi saja," ungkapnya.

Untuk di Kota Tangerang memang terdapat enam kecamatan yang terdampak banjir, diantaranya Kecamatan Ciledug, Karang Tengah, Pinang, Larangan, Cibodas dan Priuk.