Tommy Kurniawan Dukung Toilet SPBU Gratis karena Merupakan Fasilitas Umum

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB, Tommy Kurniawan sangat mengapresiasi langkah tegas Menteri BUMN Erick Thohir untuk menggratiskan penggunaan toilet di SPBU yang merupakan bagian dari fasilitas umum.

Terlebih lagi ini bersentuhan langsung oleh masyarakat yang selama ini sangat loyal dan mengutamakan penggunaan bahan bakar kendaraannya dengan menggunakan milik pertamina atau milik Bangsa Indonesia.

"Sebuah langkah yang tepat dan sangat tegas sekali. Saya mendukung sekali keputusan Menteri BUMN, Bapak Erick Thohir yang meminta seluruh SPBU untuk menggratiskan fasilitas umum seperti toilet ini kepada masyarakat," kata pria yang akrab disapa Tomkur ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/11/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bukan Soal Bayar

Tommy Kurniawan
Tommy Kurniawan

“Saya rasa bukan soal bayarnya, 2 ribu atau 4 ribu rupiah ya. Tapi inikan memang fasilitas umum dan semestinya digratiskan untuk umum. Tidak hanya gratis, perawatan dan kebersihannya juga kita minta untuk diperhatikan betul. Agar masyarakat yang menggunakan toilet Pertamina benar-benar merasa nyaman," sambungnya.

Dilaksanakan

Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan
Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan

Tommy Kurniawan juga meminta agar apa yang diperintahkan Menteri BUMN ini dapat segera dilaksanakan dan direalisasikan langsung. Masyarakat juga bisa untuk segera melaporkan jika memang setelah ini masih ada saja SPBU Pertamina yang pasang tarif untuk fasilitas umum.

"Segeralah direalisasikan. Memang seharusnya gratis," singkat Tomkur.

Menegur

Diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir menegur langsung Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengenai fasilitas toilet berbayar di SPBU Pertamina. Erick beranggapan bahwa Pertamina seharusnya bisa menggratiskan toilet mengingat merupakan fasilitas umum. Ia melihat langsung sebuah SPBU Pertamina menuliskan bayaran 2 ribu rupiah untuk buang air kecil dan 4 ribu rupiah untuk buang air besar.

"Kepada direksi Pertamina, saya mengharapkan fasilitas umum seperti ini harusnya gratis. Karena kan sudah dapet dari jualan bensin,” tegas Erick.

"Saya minta direksi Pertamina harus perbaiki. Dan saya minta nanti seluruh kerja sama dengan POM-POM bensin swasta yang di bawah Pertamina juga toiletnya gak boleh bayar. Harus gratis!" pinta Erick.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel