Tontowi Ahmad dan Sederet Prestasinya

Syahdan Nurdin, NurHalimah23

VIVA – Tontowi Ahmad merupakan pemain bulutangkis dari Indonesia yang sangat disegani oleh pemain bulutangkis dari negara lain terutama di ganda campuran.

Bersama Liliyana Natsir, Tontowi berhasil mendapatkan berbagai gelar di turnamen international.

Yang paling diingat pastinya tiga gelar All England, 2 kali Juara Dunia yang paling fenomenal pastinya emas Olimpiade 2016.

Tontowi sendiri merupakan pemain kelahiran Banyumas, 18 Juli 1987. Ia berhasil masuk ke dalam PB yang cukup terkenal di Indonesia PB Djarum pada tahun 2005

Tepat di Hari Senin (18/05/2020) Tontowi Ahmad memutuskan pensiun di dunia bulutangkis yang telah membesarkan namanya.

Saya yang melihat berita ini cukup terkejut, Saya pribadi berharap Tontowi masih bermain agar bisa memberikan ilmu yang lebih untuk junior di pelatnas termasuk Apriyani Rahayu.

Tetapi mau bagaimana lagi usia memang tidak berbohong walaupun banyak kontorversi dengan keluarnya Tontowi Ahmad, tetapi kontorversi yang dilakukan Tontowi Ahmad tidak sebanyak prestasinya.

Jadi kali ini kita lihat prestasinya saja yang segudang itu bukan kontorversinya. Berikut Presatasi Tontowi Ahmad yang pernah menduduki peringkat 1 Dunia:

Emas Olimpiade Rio 2016
Perunggu Kejuaraan Dunia London 2011
Emas Kejuaraan Dunia Guangzhou 2013
Perunggu Kejuaraan Dunia Jakarta 2015
Emas Kejuaraan Dunia Glasglow 2017
Perak Asian Games 2014
Emas Sea Games 2011
Juara Prancis Terbuka 2017
Juara Indonesia Terbuka 2017
Juara Hong Kong Terbuka 2016
Juara Malaysia Terbuka 2016
Juara Prancis Terbuka 2014
Juara Singapore Terbuka 2014
Juara Kejuaraan Bulutangkis Inggris Terbuka 2013
Juara India Terbuka 2014
Juara India Terbuka 2012
Kejuaraan Bulutangkis Inggris Terbuka 2012
Juara Singapore Terbuka 2011
Juara Indonesia Terbuka 2011
Juara Indonesia Masters 2015
Juara Macau Terbuka 2012
Juara Indonesia Masters 2012
Juara Swiss Terbuka 2012
Juara Macau Terbuka 2011
Juara Malaysia Masters 2011
Juara Indonesia Masters 2011
Juara Malaysia Masters 2010
Juara Indonesia Masters 2010
Dengan Presatasi di atas sangat pantas Tontowi Ahmad do sebut legenda layaknya butet alias liliyana natsir



























Dengan mundurnya Tontowi Ahmad, saya yakin 100% Maka Praveen Jordan dan Melati Deava Oktavianti akan menjadi tulang punggung ganda campuran kita di mata dunia.

Saya sangat menanti permainan mereka di kancah Olimpiade. Saya tentu berharap mereka dapat membawa mendali apapun itu mendalinya, bila emas, saya sangat senang sebagai penggemar bulutangkis. Bila medali lain, saya juga tetap bangga.

Terima kasih Tontowi Ahmad atas jasamu di dalam bulutangkis. Semoga kelak anakmu dapat sepertimu.