Tony Ferguson Kembali Usai Jadi Bubur, Hadapi Oliveira di UFC 256

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mantan pemegang sabuk juara interim kelas ringan (lightweight) UFC, Tony Ferguson akhirnya kembali. Dia bakal tampil melawan Charles Oliveira pada UFC 256 di UFC APEX, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu, 12 Desember 2020 waktu setempat.

Ferguson belum pernah bertarung lagi setelah dihancurkan oleh Justin Gaethje pada pertarungan UFC 249, Mei 2020 kemarin. Ferguson jadi bubur setelah menerima 100 pukulan di kepala.

Dia dinyatakan kalah dari Justin Gaethje dengan TKO pada ronde kelima. El Cucuy benar-benar dibuat babak belur, setelah pertarungan ia langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kini, Ferguson sudah siap bertarung. UFC 256 menjadi kesempatan untuk mengembalikan nama besarnya yang runtuh usai dihancurkan Gaethje.

Namun, Oliveira bukanlah lawan sembarangan. Dia ada di peringkat keenam dalam daftar ranking UFC kelas ringan. Selain itu, Oliviera juga memiliki statistik yang mengerikan.

Petarung asal Brasil itu memiliki rekor (29-8 MMA, 17-8 UFC). Dia juga tak terkalahkan dalam tujuh pertarungan terakhir.

Oliviera mengatakan duel kontra Ferguson membuatnya termotivasi untuk memanfaatkan kesempatan menaikkan derajat untuk jadi petarung papan atas dan terlibat dalam duel perebutan gelar.

"Saya mempersiapkan pertarungan ini dalam waktu kurang dari 20 hari, tetapi ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bakat saya dan menunjukkan bahwa saya siap untuk melawan pria peringkat 5 teratas," kata Oliveira di situs UFC.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya. Saya datang, saya akan mengejutkan dunia pada 12 Desember 2020," teganya.

Selain pertarungan Ferguson vs Oliviera, UFC 256 akan dipanaskan duel Deiveson Figueiredo vs Brandon Moreno. Menariknya, Figueiredo baru saja tampil di UFC 255 pekan lalu mengalahkan Alex Perez di ronde pertama lewat submission.

UFC 256 semakin menarik karena akan menyajikan duel yang mempertaruhkan sabuk juara kelas bantam. Petr Yan selaku pemegang sabuk juara kelas bantam UFC dijadwalkan menghadapi Aljamain Sterling.