Top 3: 2 Negara Terancam Resesi Gara-Gara Corona

Liputan6.com, Jakarta Virus Corona kini menjadi perbincangan warga dunia. Maklum, tak hanya mempengaruhi secara kesehatan, Virus Corona ikut berdampak ke sektor perekonomian tidak hanya bagi China tetapi juga dunia.

Beberapa negara bahkan sudah diprediksi bakal jatuh ke jurang resesi, mengingat penyebaran virus Corona sangat cepat dan harus ditangani dengan segera.

Artikel tentang negara yang terkena resesi ini pun menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Kamis (20/2/2020).

1. Gara-Gara Corona, 2 Negara Ini Terancam Kena Resesi

Penyebaran virus Corona yang masif ternyata tak cuma memukul negara China, tempat dimana virus tersebut berkembang, namun juga negara-negara tetangganya.

Beberapa negara bahkan sudah diprediksi bakal jatuh ke jurang resesi, mengingat penyebaran virus Corona sangat cepat dan harus ditangani dengan segera. Mengutip laman Reuters, Rabu (19/02/2020), Singapura dan Jepang berpotensi kena resesi akibat virus ini.

Singapura sendiri diketahui memiliki jumlah pasien corona terbanyak kedua setelah China, yaitu 77 kasus. Meskipun berbeda jauh, namun negara lain belum mengumumkan jumlah pasien sebanyak Singapura.

Berita selengkapnya

 

2. Harga Tiket Pesawat ke Singapura Anjlok, Jadi Cuma Rp 300 Ribuan

Ilustrasi tiket pesawat (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Harga tiket pesawat ke Singapura anjlok. Biasanya, tiket penerbangan ke negara tersebut bisa mencapai Rp 800 ribuan hingga lebih dari Rp 1 juta. Namun belakangan ini, berdasarkan penelusuran Liputan6.com di situs pemesanan tiket online, harga tiket pesawat ke Singapura turun dalam ke kisaran Rp 300-ribuan. Bahkan harga tersebut di weekend.

Ketua Bidang Ticketing Internasional Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), Marty Soemardjo, mengakui bahwa harga tiket pesawat ke Singapuran turun drastis. Menurutnya, ada dua alasan yang mendasari penurunan harga tiket pesawat ke Singapura ini.

Alasan pertama adalah karena di bulan Februari hingga Maret memang biasanya periode sepi kunjungan atau low season. Periode ini tidak ada libur atau tanggal merah yang panjang sehingga membuat masyarakat tidak bepergian. Selain itu juga tidak ada libur untuk anak sekolah.

Berita selengkapnya

3. Harga Emas Melonjak ke Level Tertinggi Usai Peringatan Apple Terkait Corona

Harga emas melonjak lebih dari 1 persen pada perdagangan Selasa (Rabu waktu Jakarta) ke level lebih dari USD 1.600 per ounce. Hal didorong oleh peringatan mengejutkan Apple Inc tentang dampak wabah virus corona memicu kekhawatiran tentang kelemahan ekonomi global, mendorong investor untuk aset berisiko rendah.

Sedangkan harga Palladium ke posisi tertinggi sepanjang masa, digerakkan oleh pasokan pendek dari logam katalis otomatis.

Dikutip dari CNBC, Rabu (19/2/2020), harga emas di pasar spot naik 1,3 persen pada USD 1.601,04 per ounce, tertinggi sejak 8 Januari. Emas berjangka AS naik 1,2 persen menjadi USD 1.604,70 per ounce.

Berita selengkapnya