Top 3: 4 Hal Terkait IPO Mitratel Bikin Penasaran

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau dikenal dengan nama Mitratel menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Pada Selasa, 26 Oktober 2021, Mitratel menggelar paparan publik yang sekaligus menandai dimulainya periode book building atau masa penawaran.

Mitratel melepas 25.540.000.000 saham dalam rangka IPO. Jumlah itu setara 29,85 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Mitratel tawarkan harga saham antara Rp 775-975 per saham.

Artikel empat hal IPO Mitratel menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Kamis, (28/10/2021):

1.4 Hal IPO Mitratel, Berpotensi Cetak Rekor hingga Akuisisi 6 Ribu Tower

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau dikenal dengan nama Mitratel menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Pada Selasa, 26 Oktober 2021, Mitratel menggelar paparan publik yang sekaligus menandai dimulainya periode book building atau masa penawaran.

Mitratel melepas 25.540.000.000 saham dalam rangka IPO. Jumlah itu setara 29,85 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Mitratel tawarkan harga saham antara Rp 775-975 per saham.

Berita selengkapnya baca di sini

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2.BEI Bikin Papan Baru untuk Sektor New Economy pada 2022

Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4).  Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetujui agenda tunggal, yakni pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2022.

Dalam RKAT tersebut, Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Hasan Fawzi membeberkan sejumlah inisiatif yang akan dieksekusi Bursa pada 2022.

"Jadi di dalam RKAT tahun depan, kami memang merencanakan tidak kurang 42 rencana kerja yang kita canangkan sebagai rencana kerja unggulan untuk Bursa Efek Indonesia selama 2022," ungkap Hasan dalam konferensi pers RUPSLB BEI, Rabu, 27 Oktober 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Strategi BRI Perkuat Investasi ESG

Direktur Utama BRI Sunarso
Direktur Utama BRI Sunarso

Terus mengalami peningkatan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menegaskan bila pihaknya konsisten pada investasi lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, nilai investasi ESG mencapai Rp 19,3 triliun. "Itu nilai investasi ESG oleh para investor hingga September 2021. Perusahaan dengan profil ESG yang baik tentu mampu membangun koneksi dan kepercayaan lebih dalam lagi dengan investor," ujar dia di acara Bumee Summit, Rabu, 27 Oktober 2021.

Koneksi yang dibangun diakui Sunarso mampu menciptakan sustainability premium, sehingga potensi kenaikan laba dan kenaikan valuasi dari perusahaan bisa terjadi.

Berita selengkapnya baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel